Mahasiswa Hukum UNDIP lakukan Pendaftaran Izin Halal Produk Tiwul Instan di Desa Wisata Ngerangan Klaten

Pada Juli 2022, sebanyak 11 mahasiswa UNDIP diterjunkan ke Ngerangan, Bayat, Kabupaten Klaten untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata Tematik tahun 2022. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN UNDIP) merupakan kesadaran mahasiswa sebagai calon sarjana untuk memanfaatkan sebagian waktu belajarnya bekerja menyumbangkan pengetahuan dan ilmu yang telah dimiliki secara langsung dalam memecahkan permasalahan dalam melaksanakan pembangunan. Mahasiswa akan melakukan program kerja selama tiga puluh hari di Kenteng, RT.09/RW.04. Desa Ngerangan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Kesebelas mahasiswa berasal dari disiplin ilmu yang berbeda dengan program kerja yang berbeda pula. Salah satu mahasiswa berasal dari Fakultas Hukum yang akan menjalankan program kerja Pendaftaran Legalisasi Izin Halal produk Tiwul Instan. Tiwul instan merupakan produk pengolahan dari ubi ketela yang diolah dengan cara dihancurkan menjadi partikel lebih kecil dan mempunyai daya simpan lima bulan dalam suhu ruangan. Tiwul instan dapat disajikan dengan kepala muda, gula dan berbagai topping kesukaan. Tiwul instan merupakan salah satu produk yang dihasilkan oleh UMKM Gubuk Tiwul, yang merupakan tempat prosuksi sekaligus tempat berjualan berbagai olahan Tiwul di Kenteng, Desa Ngerangan.

Whats-App-Image-2022-07-30-at-11-52-45

Dalam mensukseskan program kerja tersebut mahasiswa berkoordinasi dengan Ibu Menuk sebagai pelaku usaha dan Pak Gunadi sebagai inisiator Gubuk Tiwul yang nantinya akan menjadi Penyelia Halal. Program Pendaftaran Sertifikasi Halal Ngiwul di Desa Wisata Ngerangen dimulai dengan survei tentang kebutuhan legasisasi produk unggulan di Gubuk Tiwul. Setelah melakukan wawancara dan koordinasi dengan Bapak Gunadi, akhirnya produk yang dipilih untuk didaftarkan adalah Tiwul Instan. Produk ini dinilai baik karena masyarakat desa berharap Tiwul Instan dapat menjadi oleh-oleh khas Desa Ngerangan bagi para wisatawan yang datang berwisata di Ngerangan dan Klaten tentunya. Sebelumnya Gubuk Tiwul sudah mendapat Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SP-PIRT), sehingga telah terdaftar memperoleh NIB dan SP-PIRT, selanjutnya urusan izin legalisasi yang diperlukan adalah Sertifikat Halal. Mahasiswa selanjutnya melakukan pegisian formulir yang dibagi menjadi empat bagian, antara lain: Data Pelaku Usaha, Data Usaha, Deskripsi Produk yang akan didaftarkan, dan Data Penyelia Halal. Adapun data Pelaku Usaha yang harus dilengkapi adalah: Nama Lengkap, NIK, Alamat Lengkap, Kode Pos, Tempat Lahir, Tanggal Lahir, Nomor HP, Alamat Email, Foto KTP, Foto Tanda Tangan pakai Spidol Hitam. Adapun Data Usaha yang harus dilengkapi adalah: Nama Produk, Nama Usaha/Perusahan, Alamat Usaha, Kode Pos, Brand Produk, Nomor Induk Berusaha (NIB), PIRT/BPOM, Luas Lahan, Modal Usaha, Cara Pengolahan, Cara Penyimpanan, Masa Simpan, Foto Label, Foto Produk, Izin Usaha, Izin Edar. Adapun data deskripsi produk yang harus dilengkapi adalah: Produk yang ingin diajukan, Bahan yang digunakan beserta Mereknya, Cara Pembuatan, Lokasi Pembelian Produk, Foto Produk, Foto Bahan, Foto Alat Produksi, Foto Tempat Penyimpanan Bahan, Foto Saat Produksi, dan Foto Ruangan Produksi. Dan yang terakhir adalah melengkapi Data Penyelia Halal, antara lain: Nama Penyelia, NIK, Nomor HP, Foto KTP, Foto Tanda Tangan Hitam. Penyelia bisa diri sendiri atau orang lain dengan syarat wajib beragama Islam.

Pendaftaran izin Halal Wulan (Tiwul Instan) dilakukan melalui Pendampingan PPH oleh Muhammad Shachibul Munir dengan Halal Center berada di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Penulis: Marusaha Simbolon (11000119120166)