BERTEPATAN DENGAN MOMEN IDUL ADHA, MAHASISWA UNDIP SOSIALISASIKAN CARA TEPAT PENANGANAN DAGING KURBAN

Blora (09/08). Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro melakukan kegiatan sosialisasi penanganan daging kurban melalui media brosur kepada Warga Desa Nglanjuk, Cepu, Blora, Jawa Tengah. Momen Idul Adha yang dirayakan seluruh Umat Muslim sangat erat dengan kegiatan pembagian daging kurban. Perayaan Idul Adha 1443 H yang jatuh pada hari minggu, 10 Juli 2022 beriringan dengan maraknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak. Ternak yang terkena PMK tidak memiliki ciri – ciri khusus setelah dipotong dan masyarakat tidak bisa mengidentifikasi daging yang didapatkan sebelumnya terkena PMK atau tidak. Oleh sebab itu, masyarakat dihimbau untuk lebih waspada dan teliti dalam penanganan daging kurban. Kegiatan sosialisasi penangangan daging kurban melalui media brosur oleh Mahasiswa Universitas Diponegoro bertujuan untuk menambah wawasan masyarakat mengenai penanganan daging kurban yang tepat dan mengurangi resiko penyakit akibat penanganan daging kurban yang kurang tepat.

Penanganan daging kurban yang baik dilakukan dengan 4 langkah utama. Langkah pertama yaitu tidak mencuci daging sebelum disimpan untuk mengurangi resiko masuknya kuman ke dalam daging. Langkah kedua yaitu memotong daging hingga berukuran lebih kecil dan disimpan menggunakan plastik berukuran 0,5 – 1 kg. Langkah selanjutnya yaitu menyimpan daging pada chiller selama 4 – 5 jam, setalah dingin merata daging dapat disimpan ke dalam freezer. Hal ini dilakukan agar struktur daging tetap stabil dan empuk. Langkah terakhir dalam penanganan daging kurban yaitu merendam daging pada air bersuhu normal sebelum dimasak.

Sosialisasi penanganan daging kurban oleh mahasiswa Universitas Diponegoro dilakukan dengan membagikan 200 lembar brosur di beberapa mushola yang tersebar di Desa Nglanjuk, Cepu, Blora, Jawa Tengah. Brosur tersebut diberikan kepada masyarakat penerima daging kurban setelah melaksanakan sholat Idul Adha. Kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Mahasiaswa Universitas Diponegoro turut dibantu oleh panitia kurban dan perangkat desa. Dengan adanya sosialisasi tersebut diharapkan Masyarakat Desa Nglanjuk memahami cara tepat dalam penanganan daging kurban sehingga dapat menurunkan resiko penyakit akibat konsumsi daging ditengah wabah PMK.

Penulis : Alfina Nurul Fauziah
Fakultas : Peternakan dan Pertanian
DPL : Dra. Dewi Setyaningsih, M.Si.
Lokasi : Desa Nglanjuk, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *