Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Ajak Lansia Waspada Komplikasi Gula Darah Tak Terkontrol

Karangroto (14/07) – Diabetes Melitus (DM) atau yang sering disebut penyakit gula adalah penyakit kronis yang ditandai dengan naiknya kadar gula darah di atas batas normal. DM menjadi salah satu penyakit kronis yang paling banyak diderita masyarakat di Indonesia. Berdasarkan data IDF, terdapat 10,7 juta penderita diabetes di Indonesia. (Kemenkes, 2020)

DM tidak hanya menyebabkan kematian prematur, namun juga menjadi penyebab utama kebutaan, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Dalam usaha mencegah terjadinya komplikasi dan kematian dini, penting bagi penderita diabetes untuk mengontrol kadar gula darah.

Untuk menyebarkan pesan pentingnya mengontrol kadar gula darah, mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro Kelurahan Karangroto melakukan kegiatan edukasi dan pembagian brosur mengenai diabetes melitus. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis (14/7) di Posyandu RW 01 Kelurahan Karangroto. Dalam edukasi ini, disampaikan informasi umum mengenai DM seperti tanda dan gejala banyak kencing, banyak minum, dan banyak makan (poliuri, polidipsi, polifagi) yang muncul pada penderita DM. Tak lupa, disampaikan pula faktor risiko terjadinya DM untuk menambah pengetahuan bagi orang yang memiliki faktor risiko DM untuk dapat mencegah munculnya penyakit DM.

410480
KKN-Brosur-Diabetes

Edukasi dan pembagian brosur ini mengajak lansia penderita DM di Posyandu RW 01 Kelurahan Karangroto untuk menyadari pentingnya menjaga kadar gula darah. Selain itu, lansia juga diberi edukasi cara-cara yang dapat dilakukan untuk mengontrol gula darah seperti mengatur pola makan, melakukan aktivitas fisik, minum obat teratur sesuai petunjuk dokter, dan juga kontrol rutin ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Dalam mengatur pola makan, pasien DM dapat mengikuti prinsip 3J yaitu Jenis, Jumlah, dan Jadwal. Penentuan jenis disesuaikan dengan makanan yang dapat dikonsumsi secara bebas dan makanan yang harus dibatasi oleh penderita DM. Jumlah makanan dapat menyesuaikan kebutuhan kalori dikombinasikan dengan aktivitas fisik harian. Sedangkan jadwal, pasien DM disarankan untuk mengonsumsi makanan pada waktu yang teratur setiap harinya, seperti anjuran 3x makan 3x selingan.

KKN-Brosur-Diabetes-1

Selain melakukan edukasi dan pembagian brosur, Mahasiswa KKN Tim II Undip juga membantu melakukan pemeriksaan kesehatan pada lansia di Posyandu RW 01. Dengan dilakukannya edukasi mengenai Diabetes Melitus ini, masyarakat terutama lansia di Posyandu RW 01 Karangroto dapat memiliki pengetahuan dan kesadaran yang lebih tinggi mengenai pentingnya kontrol penyakit DM untuk mencegah komplikasi dan kematian dini.

Penulis : Dian Alawiyah Rahmawati (S1 Kedokteran, Fakultas Kedokteran)
DPL : dr. Akhmad Ismail, M.Si.Med
Lokasi : RW 01 Kelurahan Karangroto, Kecamatan Genuk, Kota Semarang

#KKNTimIIperiode2022
#p2kknundip
#lppmundip
#undip