KEREN BANGET !! Mahasiswa KKN Undip Buat Alat Penjernihan Air Sumur Dengan Teknik Aerasi dan Filtrasi

Whats-App-Image-2022-08-10-at-23-53-00-1
Semarang (11/08/2022) – Mahasiswa Universitas Diponegoro lakukan edukasi dan Sosialisasi pentingnya Air Bersih untuk kehidupan sehari-hari sesuai PERMENKES NO 492 Tahun 2010 dan Praktek pembuatan Alat Penjernihan Air Sumur dengan teknik Aerasi dan Filtrasi. Selain itu, dilakukan juga hasil pemaparan penjernihan sebelum dan sesudah air sumur dijernihkan dengan alat aerasi dan filtrasi.

Kegiatan dilaksanakan di KWT Purwosari pada hari Sabtu (06/08/2022) dengan mengenalkan alat penjernihan air dan pada hari Minggu (07/08/2022) dengan melakukan edukasi dan sosialisasi serta memaparkan hasil penjernihan air di Kantor Kelurahan Purwosari. Kegiatan ini juga dilakukan dalam upaya mewujudkan SDG’s poin ketiga (kehidupan sehat dan sejahtera), poin keenam (air bersih dan sanitasi layak), dan poin kesembilan (Industri, inovasi, infrastruktur).

Air bersih merupakan sumber daya yang sangat utama bagi kehidupan manusia. Untuk mencapai derajat kesehatan dan kesejahteraan hidup masyarakat, kebutuhan akan air bersih adalah sebuah keniscayaan dalam pembangunan. Ketersediaan air bersih menjadi salah satu faktor pendukung dalam peningkatan kemampuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Penyediaan air bersih yang tidak optimal dapat mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat, produktifitas ekonomi dan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Penyediaan air bersih yang layak sangat terkait dengan kondisi lingkungan alam di suatu wilayah dan menjadi komponen kunci pembangunan manusia yang berkelanjutan. Penyediaan air bersih yang layak berkontribusi terhadap berkurangnya angka kematian bayi (menekan risiko penyakit diare) dan berhubungan erat dengan karakteristik sosio-ekonomi lainnya yang menandakan pembangunan manusia.

“Ooh iya mas, saya mau ngasih tahu kalo sumur di KWT itu airnya keruh, warna kuning dan bau besi banget. Kira Kira dari tim kkn Undip apakah bisa ya membuat alat penjernihan air begitu?,” ujar Bu Sri, selaku Ketua KWT Kelurahan Purwosari, (Selasa, 02/08/2022).
Whats-App-Image-2022-08-11-at-05-16-50

Mendengar pernyataan tersebut, tentu saja kelompok kami merasa tergerak dan tertantang untuk membuat alat penjernihan air sumur. Dari kelompok kami terpikirkan untuk membuat desain Alat aerasi dan filtrasi air sumur, dengan memanfaatkan terjunan sebagai aerasi dan media filter sebagai filtrasi.

Media Filter yang digunakan antara lain adalah pasir silika, busa akuarium, manganese greensand, batu zeolite, karbon aktif, batu kerikil/ batu alam. Untuk Aerasi digunakan terjunan dan sekat untuk memudahkan air kontak dengan udara agar mendapatkan oksigen terlarut, yang dimana fungsi aerasi ini salah satunya adalah untuk menghilangkan kandungan dan bau besi pada air sumur.

Dalam kegiatan tersebut, selain membuat alat penjernihan air sumur, kami juga melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya air bersih untuk kehidupan sehari hari sesuai Permenkes No 492 Tahun 2010. Proses kegiatan berlangsung dari hari sabtu dengan uii coba alat penjernihan air di KWT sampai hari minggu dengan kegiata sosialisasi dan edukasi pentingnya air bersih dan pemaparan hasil penjernihan air. Selain itu, dibuat juga Poster Langkah Langkah pembuatan aerasi dan filtrasi air sumur dan gambar tekniknya yang dimana berfungsi untuk membantu warga Purwosari jika mereka ingin membuat alat penjernihan air.

Kegiatan semakin menarik pada hari sabtu saat Kelompok 1 memperlihatkan hasil Alat penjernihan air kepada ibu ibu kWT, ibu-ibu tertarik ingin menggunakan alat aerasi dan filtrasi di rumah mereka. “Mas ini hasilnya lumayan jernih ya dan bau besinya juga hilang. Untuk beli bahan media filternya dimana ya dan bagaimana cara perawatan alat penjernihan airnya ya?” tanya Bu Ida, salah satu Ibu KWT yang hadir dalam kegiatan tersebut, Sabtu (06/08/2022).

Terima kasih sebelumnya bu, untuk bahan media filternya dapat dibeli di toko akuarium atau di toko filter air, dan cara perawatannya untuk media filter dapat diganti setiap 4 bulan sekali dan dilakukan pembersihan pada fitting pipa, luar ember dan alat aerasi selama sebulan sekali.

Di akhir kegiatan tepatnya pada hari Minggu, Kelompok 1 memberikan poster, hasil penjernihan air, dan gambar teknik kepada ibu-ibu sebagai bahan panduan ketika akan membuat alat penjernihan air. Dengan berlangsungnya edukasi, sosialisasi pentingnya air bersih dan pelatihan pembuatan alat penjernihan air, diharapkan dapat mengurangi permasalahan air bersih di kelurahan Purwosari dan semua orang dapat menikmati air bersih.
Whats-App-Image-2022-08-11-at-05-16-49

Penulis : Kelompok 1 Tim KKN Undip Kelurahan Purwosari
Dosen Pembimbing Lapangan: Zaki Ainul Fadli, S.S., M.Hum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *