AKSI NYATA PENCEGAHAN STUNTING MELALUI NUGGET SAYUR

8354361b-53a5-4d46-9d1b-46ee41ba13a6

Cabean (20/7) – Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah 5 tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Stunting bisa terjadi karena sejumlah faktor, termasuk genetik, gangguan hormon, kesakitan sistemik, dan kurangnya nutrisi.

Berdasarkan data Studi Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2022, prevalensi stunting saat ini masih berada pada angka 24,4%. “Untuk Kelurahan Cabean sendiri, anak balita yang terkena stunting ada 2 anak,” tutur Bapak Suci Warno selaku Lurah Cabean.

Oleh karena itu, diperlukan berbagai tindakan penanganan maupun pencegahan berupa variasi menu makan bagi anak. Dengan begitu, diharapkan anak memiliki nafsu makan yang lebih tinggi dari sebelumnya. Salah satu contoh inovasi menu adalah nugget sayur.

Mahasiswa KKN TIM II UNDIP 2021/2022 melakukan kegiatan berupa pembagian nugget sayur di Kelurahan Cabean, tepatnya RT 02 RW 02 pada Rabu, 20 Juli 2022 lalu. Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat.

Whats-App-Image-2022-08-11-at-13-45-44

Nugget diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam pemenuhan asupan gizi khususnya bagi anak-anak yang pada umumnya susah mengkonsumsi sayuran dalam bentuk segar. Hal ini dikarenakan bahan utama dari nugget sayur adalah wortel dan labu siam.

Penulis: Yohana Mailinda Lolita S.
Dosen Pembimbing: Dr. drs. Suroto, M. Kes.
Lokasi KKN: RT 002 RW 002 Kelurahan Cabean, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah