Digitalisasi Marketing UMKM via Shopee

Whats-App-Image-2022-08-11-at-1-53-07-PMKegiatan pendampingan digitalisasi marketing

Era digital saat ini memaksa seluruh pihak untuk berubah, termasuk UMKM. Pasca pandemi Covid-19, UMKM atau Usaha Mikro Kecil dan Menengah dituntut untuk menyesuaikan strategi usaha mereka agar bisnisnya dapat terus bertahan di situasi new normal. UMKM dipaksa untuk melakukan perubahan dalam sistem pemasaran produknya dari tradisional menjadi digital. Dunia digital dan internet menciptakan peluang bagi UMKM untuk memasarkan produknya. Salah satu strategi pemasaran yang cocok dengan kondisi perekonomian saat ini adalah digital marketing.

Whats-App-Image-2022-08-11-at-1-53-06-PM

UMKM yang berada di RW 02 merupakan beberapa dari sekian banyak UMKM di Indonesia yang terkena dampak pandemi Covid-19. Selain Covid-19, UMKM RW 02 juga harus bersaing dengan UMKM lain yang sudah memanfaatkan pemasaran digital. Sosialisasi program ini menggunakan media microsoft power point untuk mengedukasi pelaku UMKM di RW 02. Selain itu, mahasiswa Tim II KKN UNDIP mendampingi langsung pelaku UMKM dalam menggunakan aplikasi Shopee.

Pagi hari tanggal 8 Agustus 2022 dilakukan pendampingan digitalisasi marketing UMKM via shopee di sekitar RW 02. Mahasiswa Tim II KKN UNDIP mendampingi dan mengajarkan bagaimana cara menggunakan aplikasi Shopee sebagai media pemasaran digital kepada warga RW 02. Pendampingan dimulai dari mengunduh aplikasi Shopee di playstore, cara mengganti username, cara mengupload produk beserta cara mengisi deskripsi produk. Pelaku UMKM di RW 02 juga diberikan saran mengenai cara mengambil foto produk agar menarik dan agar dapat masuk ke fitur flash sale di aplikasi Shopee. Dengan adanya pendampingan digitalisasi marketing ini diharapkan pelaku UMKM dapat menerapkan digitalisasi marketing secara berkelanjutan sebagai upaya memperluas pangsa pasar dan mempertahankan kelangsungan usahanya di era digital.