Bantu Pengembangan Pengelolaan Bank Sampah, Mahasiswi KKN Undip Ajak Penerapan 5R dan Buatkan Buku Tabungan Bank Sampah

IMG-20220811-181944
Pengembangan Bank Sampah RW 07, Kelurahan Rejosari

Kelurahan Rejosari, Semarang (11/08/2022), Pengelolaan sampah di RW 07, Kelurahan Rejosari telah menjalankan program Bank Sampah yang dilakukan oleh Ibu-Ibu PKK pengurus Bank Sampah. Pelaksanaan ini telah berjalan di RT 01 dan 02 meskipun pelaksanaannya masih belum sesuai prosedur Bank Sampah. Prosedur yang terkendala antara lain pengumpulan sampah yang masih belum tersortir atau terpilah serta belum adanya sistem tabungan pada Bank Sampah.

Kebiasaan warga yang masih mencampurkan sampah dalam wadah yang sama menyebabkan proses pemilahan sampah belum berjalan dengan baik, sehingga masih banyak sampah yang disetorkan di Bank Sampah tercampur antara kardus dan plastik dalam wadah yang sama. Kebiasaan tersebut terjadi disebabkan oleh kurangnya informasi pengelompokkan dan pemilahan jenis-jenis sampah. Dampak yang ditimbulkan dari kebiasaan ini menjadikan lokasi pengumpulan Bank Sampah menjadi berantakan dan terlihat tidak terawat. Dengan adanya permasalahan tersebut, mahasisiwi Departemen Teknik Lingkungan Fakultas Teknik, Alifia Azka Shafanisa, mengajak Ibu-Ibu PKK RW 07 menerapkan 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin) dan membahas bersama pengembangan pengelolaan Bank Sampah dengan mengenalkan sistem tabungan.

IMG20220806201647IMG20220806185921
Sosialisasi Pengembangan Bank Sampah RW 07 ke Ibu-Ibu PKK

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan dalam pertemuan PKK RW 07 Kelurahan Rejosari (06/08/2022) dimulai dengan penjelasan konsep 5R secara umum dan contoh-contoh penerapan 5R dalam Bank Sampah. Tak hanya sosialisasi, esok harinya pada Minggu (07/08) dilaksanakan penerapan langsung 5R pada Bank Sampah ketika kerja bakti RW berlangsung. Dalam praktik pelaksanaannya warga RW 07 telah menerapkan ringkas, rapi, resik, rawat dan rajin dengan memilah sampah sesuai jenisnya, melipat sampah kardus agar rapi, dan membersihkan lokasi pengumpulan sehingga tampak resi. Adapula penerapan rawat dan rajin dengan adanya penjadwalan oleh Ibu-Ibu PKK untuk pengumpulan atau penyetoran sampah yang dilaksanakan setiap Jumat minggu keempat.

IMG-20220811-171104
Lokasi Bank Sampah Sebelum dan Sesudah Praktik 5R

Pada kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan pada Sabtu (06/08) juga dilakukan diskusi perencanaan pengembangan Bank Sampah RW 07, Kelurahan Rejosari.

“Sistem Bank Sampah selama ini memang masih belum berjalan dengan maksimal. Sampah dikumpulkan tanpa ditimbang, kemudian dijual ke pengepul, lalu hasil penjualan masuk ke kas PKK.” Ujar Bu Wartini, salah seorang Ibu PKK RW 07

Bank Sampah yang telah berjalan ini memiliki rencana ke depan untuk miliki buku tabungan Bank Sampah serta perubahan prosedur pengumpulan sampah, namun terkendala sumber daya manusianya. Berdasarkan diskusi perecanaan pengembangan Bank Sampah RW 07, mahasiswi KKN Undip melakukan pembuatan logo Bank Sampah dan pembuatan buku tabungan Bank Sampah pada Selasa (09/08). Pembuatan buku tabungan terbagi menjadi berbagai warna sesuai dengan jumlah RT yang ada di RW 07 yaitu sebanyak 8 RT. Buku tabungan yang telah dicetak diserahkan kepada Ibu Yuli, PKK RW 07, pada Rabu (10/08).

20220810-091124-0000
Logo Bank Sampah RW 07

IMG-20220811-184841
Buku Tabungan Bank Sampah RW 07

IMG-20220810-184310
Penyerahan Buku Tabungan

Dengan ajakan 5R, pembuatan logo Bank Sampah, dan buku tabungan diharapkan Program Kerja KKN Pengembangan Bank Sampah dapat membantu pengurus RW 07 Kelurahan Rejosari dalam mencapai pelaksanaan program Bank Sampah yang direncanakan maupun diharapkan.

Penulis : Alifia Azka Shafanisa – Teknik Lingkungan FT 2018
Dosen Pembimbing : Apip, S.E., M.Si
KKN UNDIP Tim II Periode 2022