SOLUTIF! MAHASISWA KKN UNDIP UBAH LAHAN KOSONG DI BALAI DESA MEDAYU MENJADI TAMAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) YANG BERMANFAAT

Whats-App-Image-2022-08-11-at-9-47-51-PM

Desa Medayu, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang (11/08/2022) – Mahasiswa yang tergabung dalam TIM II KKN Undip 2022 bermitra dengan PKK dan warga sekitar berhasil mengubah lahan kosong di Balai Desa Medayu menjadi Taman TOGA yang lebih bermanfaat.

Letak geografis Desa Medayu yang berada di daerah pegunungan memberikan dampak yang kurang menyenangkan dalam hal akses kesehatan. Jarak puskesmas dari permukiman warga terbilang cukup jauh dan tidak ditemukan satupun apotek di desa menjadi alasan yang kuat dalam proses inisiasi pembuatan taman TOGA ini. Selain itu, pemanfaatan TOGA untuk membantu mengatasi keluhan kesehatan juga telah dikenal oleh masyarakat sejak lama. Sehingga, program kerja ini menjadi esensial untuk dilaksanakan.

Program kerja Pembuatan Taman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan program kerja monodisiplin yang termasuk dalam klaster kesehatan. Program kerja ini dilaksanakan bersama-sama dengan 16 warga setempat pada Minggu (07/08) 2022 . Bermacam-macam TOGA ditanam pada sepanjang lahan tidak termanfaatkan yang terletak di samping Kantor Balai Desa Medayu. TOGA yang ditanam didapatkan dari toko online dan pemberian dari warga yang ikut serta dalam kegiatan.

Pembuatan Taman TOGA digagas sebagai upaya menutup gap antara permasalah akses kesehatan yang terbilang cukup sulit dan derajat kesehatan masyarakat Desa Medayu yang ingin ditingkatkan. Dalam jangka panjang diharapkan taman TOGA yang telah dibuat dapat memudahkan masyarakat dalam mengatasi keluhan kesehatan dengan ramuan obat alternatif yang dibuat dari TOGA. Hal tersebut juga akan berimplikasi pada pemecahan masalah akses kesehatan yang relatif sulit. Pada akhirnya, derajat kesehatan masyarakat Desa Medayu akan meningkat sehingga dapat turut berkontribusi pada suksesi tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) poin ke-tiga yaitu kehidupan yang sehat dan sejahtera.

Pembuatan Taman TOGA dilaksanakan dalam dua tahap yaitu persiapan lahan dan penanaman bibit. Tahap persiapan lahan dilakukan oleh mahasiswa dengan mengosongkan lahan dari sampah, gundukan tanah, dan tanaman-tanaman liar. Setelah lahan selesai disiapkan, dilanjutkan dengan sesi penanaman bibit. Pada mulanya, warga yang ikut serta dalam program ini diberi arahan oleh mahasiswa terkait teknis penanaman TOGA agar proses penanaman dapat terlaksana dengan sistematis dan TOGA dapat terkelompokkan dengan baik. Adapun jenis TOGA yang ditanam meliputi: Jahe, Jahe Merah, Kunyit, Kencur, Jinten, Sirih, Sirih Merah, Bunga Telang, Daun Mint, dan Sereh. Para warga secara antusias menanam TOGA sesuai dengan arahan. Selama proses penanaman, warga yang ikut serta diberi informasi mengenai kegunaan TOGA untuk membantu mengatasi keluhan kesehatan. Pembuatan Taman TOGA terlaksana dalam durasi sekitar 1,25 jam.

Penulis: Nur Hidayat (22020119130059) Mahasiswa Ilmu Keperawatan, Departemen Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran, UNDIP.

Dosen KKN: Clara Yully Diana Ekaristi, SE., M. ACC