11 KASUS KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DI JEPARA: PENTINGNYA PENDIDIKAN SEKS ANAK USIA DINI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK

Jazilatun Nihla

IMG20220725090209

JEPARA- Tim II KKN Universitas Diponegoro di Desa Karangrandu menggelar kegiatan edukasi mengenai pendidikan seks anak usia dini di PAUD sanggar anak alam dukuh buaran Desa Karangrandu pada Senin (25/7). Kegiatan ini merupakan kegiatan edukasi kepada para orang tua dan juga guru PAUD itu sendiri. Orang tua dan guru PAUD diajak untuk berdiskusi mengenai sejauh mana para orang tua mengetahui pendidikan seks bagi anak usia dini dan pencegahan kekerasan seksual terhadap anak.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memberikan pengetahuan dalam upaya penegahan kekerasan seksual terhadap anak mengingat di tahun 2021, berdasarkan laporan dinas perempuan, perlindungan anak, pengendalian penduduk dan keluarga berencana (DP3AP2KB), terdapat 31 kasus mengenai kekerasan terhadap anak di jepara dengan 11 kasusnya merupakan kasus kekerasan seksual terhadap anak.

Kegiatan berlangsung lancar dan cenderung menyenangkan karena wali murid yang antusias dalam menyambut materi yang diberikan. Materi sendiri meliputi pengenalan mengenai anggota tubuh termasuk alat kelamin, bagaimana penyebutan alat kelamin yang layak sehingga menghilangkan label tabu ketika membicarakan hal tersebut, bagian tubuh mana saja yang boleh dan tidak boleh dipegang oleh orang asing, serta bentuk-bentuk pelecehan seksual terhadap anak.

“Mbak, kalau semisal saudara laki-lakinya mau mencium saudara perempuannya itu bagaimana? Apakah boleh?” pertanyaan tersebut diajukan oleh salah satu ibu wali murid ditengah kegiatan berlangsung.

Hal ini menunjukkan adanya ketertarikan wali murid terhadap materi. Pertanyaan tersebut merupakan pertanyaan seputar consent anak terhadap perlakuan yang diterimanya yang mana sangat berkaitan dengan materi yang disampaikan.