TANPA RIBET!! MAHASISWA KKN UNDIP KENALKAN CARA MENGHITUNG PERKALIAN DENGAN ALAT PERAGA BATANG NAPIER

Whats-App-Image-2022-08-12-at-12-18-14

Teluk, Demak (8/8/2022) – Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro TIM II Periode 2021/2022 dilaksanakan di pada tanggal 5 Juli sampai dengan 18 Agustus 2022. Lokasi penempatan mahasiswa KKN didasarkan pada pilihan mahasiswa masing-masing. Salah satu lokasi KKN kali ini yaitu di Desa Teluk, Kec. Karangawen, Kab. Demak, Provinsi Jawa Tengah yang membentuk satu tim yang berjumlah 8 mahasiswa.

Sebelum merancang program kerja monodisiplin, penulis selaku peserta KKN TIM II UNDIP dari jurusan Matematika, Fakultas Sains dan Matematika melaksanakan survey dengan mewawancarai kepala sekolah sekaligus Guru Matematika pada MI (Madrasah Ibtidaiyyah) yang berada di Desa Teluk yaitu MI As-Salam. Madrasah yang terletak di Dukuh Pendem Rt.01 Rw.06, Desa Teluk, Kec. Karangawen ini cukup mudah ditemukan karena posisi sekolah ini berada di sebelah Masjid Jami’ Desa Teluk. Penulis melakukan kunjungan untuk membahas program bersama kepala sekolah di MI tersebut. Hal ini disambut dengan gembira oleh pihak madrasah karena murid-muridnya akan lebih semangat apabila berinteraksi dan diajar oleh mahasiswa KKN. Dan harapannya program kerja yang akan terlaksana dapat bermanfaat bagi murid-murid MI As-Salam. “Dengan adanya mahasiswa KKN ini, kami harapkan mampu memberikan dampak positif bagi madrasah khususnya, dan umumnya bagi para murid” Ucap Sofi, Kepala MI As-Salam.

Dari hasil survey, penulis menetapkan program kerja monodisiplin yaitu Pembuatan Alat Peraga Batang Napier. Batang Napier sendiri merupakan alat peraga yang digunakan untuk memudahkan dalam menghitung perkalian dan pembagian. Program kerja ini ini dipilih karena dari hasil survey, penulis mendapati beberapa siswa kelas 6 MI As-Salam yang masih kesulitan dalam menghafal dan menghitung operasi perkalian, terutama perkalian dengan lebih dari 2 digit angka. Dengan alat peraga Batang Napier ini, operasi hitung perkalian akan lebih mudah dipahami karena disajikan dengan cara sederhana dan warna- warna batang napier yang menarik.

Whats-App-Image-2022-08-12-at-12-06-01

Setelah berdikusi dan berkoordinasi dengan Kepala MI As-Salam Teluk, program akhirnya terlaksana pada hari Senin,8 Agustus 2022. Pengenalan dan pengajaran alat peraga batang napier ini dilaksanakan di ruang kelas 6 yang terdiri dari 38 siwa. Para siswa sangat antusias dalam mempelajari bagaimana cara menghitung perkalian dengan batang napier. Pada awalnya, penulis membagikan selembar printout batang napier kepada masing-masing murid. Kemudian, penulis menjelaskan cara menggunakan batang napier dengan memberikan beberapa contoh soal perkalian yang diselesaikan langsung bersama para murid. Setelah dirasa cukup paham, penulis memberikan 3 soal yang harus dikerjakan oleh setiap murid pada lembar kerja masing-masing. Dari 38 murid kelas 6, terdapat 26 murid yang dapat mengerjakan soal dengan tepat. “Ternyata kalau mengerjakan perkalian menggunakan alat ini mudah banget, Kak. Tidak perlu ribet” Ujar Reza, Ketua Kelas 6 MI As-Salam.

Selain melakukan penjelasan secara langsung di kepada murid kelas 6, penulis juga memberikan alat peraga batang napier kepada pihak madrasah dan menjelaskan cara penggunaannya. Pihak madrasah sangat mengapresiasi program yang dikerjakan karena dapat menjadi alternatif pada pembelajaran matematika terutama dalam operasi hitung perkalian. Harapannya para guru dapat menerapkan media ini untuk membantu murid-murid memahami operasi hitung perkalian.

Ariyanti Nurfatimah – Matematika 2019
DPL : Dr. Ir. Martini, M.Kes