BALITA SEHAT NO STUNTING! MAHASISWA TIM 2 KKN UNDIP MEMBERIKAN EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING DAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) BAGI BALITA DI RW 05 KELURAHAN TAWANGMAS KECAMATAN SEMARANG BARAT

IMG20220716103006

Tawangmas, Semarang (23/7/2022) Indonesia masih memiliki angka stunting yang cukup tinggi yaitu 24,4% dan masih lebih tinggi dari tingkat toleransi WHO yang kurang dari 20%. Hal ini disebabkan tingginya prevalensi anemia dan malnutrisi pada remaja putri sebelum menikah, sehingga melahirkan anak yang stunting. Stunting adalah keterbelakangan perkembangan dan pertumbuhan pada anak yang disebabkan oleh kekurangan gizi yang berkepanjangan, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai, terutama selama 1000 hari pertama kehidupan.

Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin menyampaikan bahwa prevalensi stunting di Indonesia tahun 2022 harus turun setidaknya 3%. Hal ini disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Pusat di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 6 Jakarta Pusat, Rabu (11/05/2022). Oleh karena itu, Indonesia menempatkan kasus stunting sebagai prioritas utama dalam pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 3. Hal ini diupayakan agar terciptanya generasi bebas stunting di masa yang akan datang.

Permasalahan stunting saat ini terjadi di berbagai daerah. Berdasarkan data Dinas Kesehatan jumlah anak penderita stunting tersebut tersebar di 153 kelurahan di Kota Semarang. Di Kelurahan Tawangmas tepatnya di RW 05 tercatat bahwa anak mengalami stunting sejumlah 15 anak. Penyebab anak mengalami stunting karena faktor ekonomi dan kurangnya edukasi terkait gizi. Alasan ekonomi tersebut dan adanya orangtua yang tidak mengetahui terkait pemenuhan gizi ini merupakan hal yang perlu diperhatikan.

Terkait permasalahan tersebut perlunya pemberian edukasi terkait kesadaran pemenuhan gizi bagi anak. Karena kesadaran masyarakat kurang saat ini terkait pemenuhan gizi anak yang mengakibatkan anak mengalami stunting. Pentingnya pemberian edukasi diharapkan dapat meminimalisir atau mengurangi jumlah anak stunting dengan memenuhi gizi yang dibutuhkan. Untuk mengurangi permasalahan tersebut, sekelompok mahasiswa Tim 2 KKN Undip yang berada di Kelurahan Tawangmas, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, mengadakan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa susu dan telur untuk anak stunting serta edukasi gizi bagi ibu dan anak sebagai langkah pencegahan stunting.

IMG20220716102636

Program ini dilakukan dengan pengedukasian mengenai stunting, penyebab, dan pencegahannya dalam bentuk poster edukasi. Selain itu, dibagikan juga Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita di wilayah RW 05 yang dikategorikan stunting. Hal ini sesuai dengan tema KKN Tim 2 Undip 2022 yaitu “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis SDG’s, serta Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba dan Pencegahan Stunting pada Masyarakat.

Tentu saja melalui program ini anak-anak stunting beserta orangtuanya merasa sangat terbantu. Hal ini bisa dilihat dari pernyataan dan reaksi orangtua-orangtua yang hadir.“Pemberian edukasi terkait stunting seperti ini sangat membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat karena para mahasiswa memberikan edukasi dengan bahasa yang mudah dipahami. Selain itu, kami sangat mengapresiasi bantuan yang telah diberikan adik-adik. Kami harap program ini bisa terus berlanjut terutama dengan bantuan pemerintah sehingga anak-anak ini bisa lolos dari stunting.” Ujar Bu Ghofur selaku Ketua RW 05.

Dengan adanya program ini diharapkan masyarakat Desa Tawangmas khususnya ibu balita dan ibu hamil dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan gizi buruk, bersiul pada balita dan dapat meningkatkan variasi rasa dan bentuk makanan yang enak dan bergizi, sehingga anak lebih menyukai makanan yang sehat dan bergizi.

Dosen Pembimbing Lapangan : Rosa Amalia, S.Pi,. M, Si.
Penulis :
Gita Sukma Andini Mahardika 12020119130162
Grace Immanuela Putri 15000119140283
Hamida Nur Aini 11000119120175
Hani Cahya Agustin 15000119140278
Helen Sophia Siahaan 12030119120049
Imanuela Francesca Micheline 14050119140077
Lokasi : Kelurahan Tawangmas, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang

#KKNTimIIUNDIP2022
#p22kknundip
#lppmundip
#Undip