PENGEMBANGAN KAMPUNG GERMAS GUNA MEWUJUDKAN DESA WONODOYO YANG MANDIRI DALAM KESEHATAN

Whats-App-Image-2022-08-12-at-09-13-53

Boyolali (15/07) Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau GERMAS merupakan program yang dicanangkan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Penyakit menular seperti diare, tuberkulosa hingga demam berdarah dahulu menjadi kasus kesehatan yang banyak ditemui, kini telah terjadi perubahan yang ditandai pada banyaknya kasus penyakit tidak menular seperti diabetes, kanker dan jantung koroner. Aksi GERMAS ini juga diikuti dengan memasyarakatkan perilaku hidup bersih sehat dan dukungan untuk program infrastruktur dengan basis masyarakat.

Kampung Germas sendiri merupakan implementasi dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau Germas dalam kehirupan sehari-hari dalam lingkungan Desa. Kampung Germas mengikutsertakan peran dari masyarakat sebagai aktor dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai fasilitator. Tujuan dari Kampung Germas adalah menciptakan Desa yang dapat secara mandiri mengimplementasikan 12 Indikator Germas sehingga mampu menciptakan kehidupan yang sehat bagi masyarakatnya.

Desa Wonodoyo sendiri dalam perihal kesehatan sudah cukup baik dengan adanya Posyandu dan Posbindu di setiap RT kemudian adanya Tanaman Obat Keluarga yang mendukung 12 Indikator Germas. Selain itu, karena letak geografis yang tinggi membuat sebagian masyarakat merupakan Petani sayuran sehingga sudah menjadi kebiasaan masyarakat disana mengkonsumsi sayur setiap hari. Namun dari ke-12 Indikator tadi, masih ada beberapa Indikator yang belum terpenuhi seperti Sanitasi dan Lingkungan Bebas Asap Rokok salah satunya. Untuk mengoptimalkan dan meningkatkan agar mampu memenuhi 12 Indikator Germas perlu adanya kesadaran masyarakat akan pentingnya perintisan Kampung Germas Ini.

Whats-App-Image-2022-07-15-at-15-18-31-2

Program ini diawali dengan diskusi bersama Pihak Pemerintah Desa Wonodoyo yaitu Kepala Desa Wonodoyo yaitu Bapak Tarto dan Sekretaris Desa yaitu Bapak Sih Hono terkait rencana Kampung Germas. Adanya respon positif dari Pemerintah Desa karena memang penting dan perlunya kesadaran akan kesehatan bagi masyarakat. Kemudian dilanjutkan koordinasi dengan Pihak Puskesmas Kecamatan Cepogo yaitu Ibu Ratih selaku penanggungjawab Kampung Germas se-Kecamatan Cepogo untuk menyusun bagaimana tahapan yang perlu dilakukan selanjutnya. Kemudian dilanjutkan dengan koordinasi dengan Bidan Desa beserta Pihak Pemerintah Desa untuk menentukan dusun yang dijadikan percontohan sebagai Kampung Germas. Terpilihlah Dusun Pandansari sebagai percontohan karena dusun tersebut yang paling mendekati dalam terpenuhinya 12 Indikator Germas tersebut.

Luaran dari Program ini adalah terbentuknya Kader Kampung Germas yang nantinya mampu meneruskan Program Kampung Germas di Desa Wonodoyo hingga terpenuhinya ke-12 Indikator Germas. Kader Kampung Germas merupakan masyarakat Dusun Pandansari yang merupakan Kader Posyandu yang memang sudah memiliki pemahaman terkait kesehatan di Desa Wonodoyo.

Harapan yang diinginkan dari Kegiatan Perintisan Kampung Germas adalah mampu menjadi pemantik bagi masyarakat dan Pemerintah Desa Wonodoyo untuk mampu mengembangkan Kampung Germas. Selain itu, diharapkan dengan adanya perintisan Kampung Germas ini mampu menjadikan Wonodoyo sebagai Desa Percontohan Kampung Germas di Kabupaten Boyolali.

MEKANISME-PENYUSUNAN-KAMPUNG-GERMAS