Edukatif! Mahasiswa KKN TIM II UNDIP Ajarkan Warga Pandansari Manfaatkan Bunga Telang Menjadi Teh Herbal Penambah Imunitas

2-monoo

Pandansari, Semarang Tengah (28/07) – Saat ini dunia termasuk Indonesia tengah berupaya untuk melawan Coronavirus Disease 19 atau Covid-19 yang telah dinyatakan sebagai pandemi global. Di Indonesia sendiri, virus ini sudah sempat menurun tetapi belakangan ini virus Covid-19 justru melonjak dengan drastis. Salah satu cara menjaga daya tahan tubuh dapat dilakukan dengan cara rutin mengkonsumsi minuman herbal penambah imun tubuh yaitu bunga telang yang dapat diolah menjadi teh herbal penambah imun. Pengetahuan masyarakat Kelurahan Pandansari terbilang masih minim tentang budidaya dan manfaat dari bunga telang yang berkhasiat bagi kesehatan. Manfaat bunga telang mungkin tidak diketahui banyak orang, sebab bunga dengan warna biru ini dikenal sebagai tanaman hias. Bunga telang diketahui mengandung senyawa antosianin flavonoid dan senyawa fenolik yang bersifat antioksidan. Flavonoid juga bersifat anti inflamasi yang sangat baik untuk menjaga imunitas tubuh pada masa/pasca pandemi Covid-19.

2-mono

Oleh karena itu, Mahasiswa KKN TIM II UNDIP Tahun 2022 melakukan pengenalan kepada masyarakat Kelurahan Pandansari mengenai “Cara Budidaya dan Pembuatan Teh Bunga Telang (Clitoria ternatea) Sebagai Teh Herbal Peningkat Imunitas Pasca Pandemi Covid-19” diharapkan mampu memberikan edukasi, pengarahan, dan menambah wawasan kepada para warga mengenai budidaya dan pengolahan bunga telang yang baik untuk dijadikan teh herbal, tanaman hias dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Leaflet-Proker-Mono-I-1
Leaflet-Proker-Mono-I-2

Bunga telang merupakan bunga dengan banyak sekali manfaatnya untuk kesehatan. Akhir-akhir ini bunga telang marak diburu karena memiliki kandungan antosianin. Warna biru itulah yang berkhasiat sebagai obat dan senyawa yang dapat menjaga imun tubuh di tengah pandemic Covid-19. Di dalam bunga telang terkandung tanin, flobatanin, karbohidrat, saponin, triterpenoid, fenol favanoid, flavanol glikosida, protein, alkaloid, antrakuinon, antosianin, stigmasit 4-ena-3,6 dion, minyak volatil, steroid, asam palmitat, stearat, oleat lonoleat, dan linolenat. Kemudian dalam biji bunga telang juga mengadung asam sinamat, finotin dan beta sitosterol. Pada bagian akarnya terdapat kandungan beberapa turunan zat steroid, saponin, beberapa turunan zat flavonoid, dan glikosida (Kusuma, 2019). Senyawa antosianin banyak terkandung di bunga telang yang memiliki aktivitas antioksidan tinggi dibandingkan dengan antosianin dari ekstrak bunga yang lain. Selain itu bunga telang juga berkhasiat sebagai antioksidan, antibakteri, anti inflamasi dan analgesik, antiparasit, antidiabetes, anti-kanker, antidepresan, dan immunomodulator/ penambah imunitas.
Peserta yang mengikuti program ini yaitu antara lain, ibu-ibu paud dan perwakilan kader PKK Kelurahan Pandansari. Kegiatan ini dilakukan dengan melakukan edukasi lisan kepada ibu-ibu di Kelurahan Pandansari, kemudian membagikan benih dan simplisia bunga telang disertai Leaflet yang ditempelkan di Kelurahan Pandansari dan dibagikan ke ibu-ibu yang menghadiri edukasi. Leaflet tersebut berisikan pengenalan bunga telang, khasiat bunga telang, manfaat bunga telang, cara budidaya bunga telang, cara pengolahan pasca panen bunga telang, dan cara membuat teh bunga telang.

Cara Budidaya Bunga Telang
1. Pembibitan
Pilihlah benih yang bagus dengan cara merendamnya dalam air. Benih yang bagus akan kamu jumpai jika ada yang tenggelam.
2. Penyemaian
Siapkan media semai (gelas plastik) dengan perbandingan antara tanah, kompos dan pasir : 2:1:1 Kemudian basahi dan segera taburkan biji-biji bunga telang tersebut, yang sebelumnya telah direndam terlebih dahulu selama ± 12 jam di dalam air bersih. Selanjutnya tunggu selama 1-2 minggu sampai muncul kecambah.
3. Persiapan Pot Tanam
Tanaman telang yang sudah berkecambah di diamkan selama 5 minggu, kemudian siap dipindahkan ke media sebenarnya. Karena bunga telang adalah tanaman merambat siapkan juga tongkat/ benda di sekitar untuk media rambat.
4. Perawatan
Penyiraman dapat dilakukan saat pagi dan sore hari. Jika musim hujan dapat disesuaikan dengan intensitas hujan. Pemupukan susulan dapat dilakukan setiap 2-3 minggu sekali.

Cara Membuat Teh Bunga Telang
Bahan
– 6 kuntum bunga telang segar/kering
– 150-180 ml air panas
– Gula/madu (secukupnya)
– Air perasan lemon
Cara Membuat
– Siapkan gelas.
– Masukkan 6 kuntum bunga telang
– Seduh dengan air panas.
– Tunggu sekitar ± 20 menit.
– Biarkan hingga berubah warna.
– Tambahkan gula/madu secukupnya
– Beri perasan dan irisan lemon (bila perlu)
– Lihat perubahan warna yang terjadi.
– Tambahkan es batu (bila perlu)
– Teh bunga telang lemon ini siap dinikmati.

Dengan adanya leaflet tersebut, masyarakat nantinya akan dapat membuat minuman penambah imunitas ini secara mandiri di rumah masing-masing. Selain itu, harapannya produk yang diberikan berupa benih bunga telang dapat dibudidayakan dan nantinya dapat diolah dengan baik untuk dijadikan teh herbal, tanaman hias dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Respon ibu-ibu masyarakat Kel. Pandansari senang karena mendapatkan ilmu yang bermanfaat bahwa menaikkan imunitas di masa pandemi tidak harus dengan meminum suplemen, tetapi bisa juga menggunakan bahan-bahan alami, seperti bunga telang yang dapat diolah menjadi minuman herbal yang berkhasiat untuk menaikkan imunitas.

Penulis : Salma Nurlita Devi (S1-Biologi, Universitas Diponegoro)
DPL : Dr. Ir. Baginda Iskandar Moeda T., M.Si., IPM

Reff :
Marpaung, A. M. (2020). Tinjauan Manfaat Bunga Telang (Clitoria ternatea l.) Bagi Kesehatan Manusia. Journal of Functional Food and Nutraceutical, 63-85.
Melizsa, M., Sayyidah, S., Imansari, A. N. R., Satria, B. M., Utami, S. M., Mahmudah, N., … & Amalia, T. Z. (2021). Pengolahan Minuman Herbal dari Bunga Telang untuk Meningkatkan Imunitas Pada Masa Pandemi di Komplek Inkopas Kabupaten Bogor. JAM: Jurnal Abdi Masyarakat, 2(2), 28-35.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *