@PLTS Penerangan Jalan Umum Bertenaga Surya Dipasang di Desa Bendosari, Kelurahan Sadeng

Semarang, Kamis (11/08/2022) – Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) adalah solusi penerangan untuk jalan dan kawasan yang tidak berada dalam area jaringan PLN atau untuk efisiensi biaya penerangan. Menggunakan lampu LED hemat energi dengan listrik yang disuplai dari baterai yang sebelumnya di-charge dengan sinar matahari melalui panel surya.

Energi listrik yang dihasilkan ini dipasang di lokasi yang strategis sebagai alat bantu penerangan yang sifatnya stand-alone, dimana menggunakan cahaya matahari sebagai sumber energi listriknya, sehingga lampu ini sangat cocok digunakan untuk jalan-jalan di daerah-daerah yang belum terjangkau oleh listrik PLN dan juga daerah-daerah yang mengalami krisis energi listrik, terutama di daerah terpencil.

afit1-2

Nanda Fitri Tsalatsa (21) dan Muhammad Iqra Dwi Septian (21) dari dua fakultas di Universitas Diponegoro, yaitu Fakultas Teknik dan Sekolah Vokasi memasang penerangan jalan bertenaga panel surya di Desa Bendosari, Kelurahan Sadeng, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Lokasi pemasangan lampu ini adalah di daerah yang gelap dan kurang mendapatkan sinar lampu ketika malam hari. Lampu dipasang di dua titik dengan tinggi tiang setinggi 3 meter dan berjarak 30-40 meter antara dua titik lampu. Diharapkan mampu menerangi kawasan tersebut di waktu malam hari dan akan mati secara otomatis ketika di siang hari.

afit1

Penerangan lampu bertenaga surya yang dipasang ini memiliki kapasitas energi sebesar 10 Watt yang mampu menerangi kawasan yang cukup luas. Lampu ini mampu menyala selama 12 jam di waktu malam dan menggunakan teknologi lampu LED dalam sinarnya, sehingga lebih hemat dari segi pemakaian energi. Perhitungan nilai dari lampu tersebut lebih hemat dibandingkan lampu biasa, sebab menggunakan energi dari tenaga matahari dibandingkan menggunakan listrik dari PLN.

“Kita perlu memasang lampu di beberapa titik yang kurang penerangan di sebelah sana, mas. Kalau masnya punya ide seperti itu, itu bahkan lebih bagus, mas. Sangat terbantu sekali bagi kami, apalagi untuk jangka waktu yang panjang. Jika memang lampu surya itu terang dan bertahan lama, mungkin kami perlu menggunakan teknologi yang serupa juga untuk berbagai peralatan rumah tangga, seperti pemanas air listrik” tutur Pak Agus, warga Desa Bendosari.

Kami juga melakukan pengecekan ketika di sore sampai malam hari apakah lampu dapat bekerja dengan baik. Lampu bisa hidup ketika terbenamnya matahari. Ketika diberi cahaya pada sensor cahaya, lampu akan kembali mati.

Penulis : Nanda Fitri Tsalatsa (Teknik Elektro – Fakultas Teknik)
DPL : Ir Hermin Wediningsih, MT
Lokasi : Kelurahan Sadeng, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang

#KKNTimIIperiode2022
#p2kknundip
#lppmundip
#undip