Pentingnya membranding produk kita di Media sosial

Pada 20 Juli 2020, di desa Lemahireng, Kecamatan Bawen telah berlangsungnya kegiatan mempromosikan produk Ibu Ari salah satu yang mempunyai UMKM di desa tersebut yaitu “Budidaya Jamur Tiram” yang nantinya akan dipromosikan melalui media sosial {instragram} yang dilakukan oleh mahasisiwa KKN TIM II Universitas Diponegoro. Kegiatan yang dilangsungkan dengan tujuan sasaran adalah para salah satu anggota yang memiliki UMKM di Desa tersebut.

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan hal yang tidak boleh dilewatkan jika bicara soal dunia ekonomi. Secara umum, UMKM dapat disimpulkan sebagai usaha kecil yang kebanyakan dijalankan oleh masyarakat kelas menengah kebawah. Hal ini kemudian berpengaruh terhadap keberlangsungan UMKM itu sendiri, salah satunya dalam segi promosi.

Kami menyajikan laman Instagram yang kreatif dengan penggunaan warna yang cerah dan visualisasi menarik. Tidak lupa mencantumkan foto dari UMKM yang dimaksud beserta informasi dasar seperti alamat dan jam operasional. Untuk UMKM yang sudah digitalisasi, misalnya memiliki akun media sosial atau e-commerce, dicantumkan juga informasi tersebut pada postingan.

Instagram dipilih selain karena popularitasnya di kalangan masyarakat umum, juga karena kemudahan dalam menggunakan platform tersebut. Selain itu, dibandingkan aplikasi e-commerce, sosial media lebih sering digunakan sehingga promosi dapat mencakup lebih banyak orang.