“Waspada PMK” Masyarakat Kelurahan Pasirluyu Menerapkan Pengolahan Daging ASUH

Whats-App-Image-2022-08-11-at-11-05-44-AM

Pasirluyu, Bandung (28/07) – Tim II KKN Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan Kuliah kerja Nyata di Kelurahan Pasirluyu, Kecematan Regol, Kota Bandung selama 45 hari. Salah satu program kerja yang diusulkan oleh mahasiswa merupakan penyuluhan mengenai menerapkan pengolahan daging ASUH dalam masa rawan PMK.
Penyakit mulut dan kuku (PMK) adalah penyakit infeksi virus yang bersifat akut dan sangat menular. Penyakit ini menyerang semua hewan berkuku belah/genap, seperti sapi, kerbau, babi, kambing, domba termasuk juga hewan liar seperti gajah, rusa dan sebagainya. Virus dapat bertahan lama di lingkungan, dan bertahan hidup di tulang, kelenjar, susu serta produk susu.Penyakit ini ditandai dengan adanya pembentukan vesikel atau lepuh dan erosi di sekitar mulut, lidah, gusi, nostril, puting, dan di kulit sekitar kuku, pincang dan bahkan kuku bisa terlepas, hipersalivasi, hewan lebih sering berbaring. Pada ternak potong terjadi penurunan bobot badan dan pada ternak perah terjadi penurunan produksi susu yang drastis. Morbiditas biasanya tinggi mencapai 100%, namun mortalitas/tingkat kematian untuk hewan dewasa biasanya sangat rendah, akan tetapi pada hewan muda bisa mencapai 50%.
PMK disebut juga sebagai air borne disease karena sangat kecilnya virus ini mampu menyebar cepat dengan bantuan angin sampai ratusan kilometer. Penyakit mulut dan kuku tidak ditularkan ke manusia, sehingga daging dan susu aman untuk dikonsumsi. Daging dan susu sapi yang dikonsumsi harus dengan pengolahan yang sempurna. Pengolahan ini penting demi mematikan virus yang terdapat di dagingnya sehingga bisa diminimalisir masuk ke tubuh manusia. Ini yang harus dipahami masyarakat bahwa tidak perlu takut mengkonsumsi daging dan susu, tapi harus diperhatikan pengolahan daging dan susu dengan benar sehingga virus menjadi in-aktif.
Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro melakukan penyuluhan mengenai pengoalahan daging ASUH agar meningkatkan wawasan masyarakat akan pengolahan dan pemilihan daging secara sempurna agar meminimalisi virus masuk ke tubuh manusia atau menyebar ke lingkungan sekitar. Kegiatan Penyuluhan ini dilakukan oleh Arrad Fahmi Gautama Krisnadi yang merupakan mahasiswa jurusan S-1 Peternakan Universitas Diponegoro. kegiatan penyuluhan dilakukan dengan memberikan wawasan dan brosur kepada semua tingkatan masyarakat seperti Satpam, Ibu Rumah Tangga dan Masyarakat Sekitar.

Penulis : Arrad Fahmi Gautama Krisnadi
(Fakultas Peternakan dan Pertanian)
DPL : Setya Budi Muhammad Abduh, S.Pt., M.Sc., Ph.D
Lokasi KKN : Kelurahan Pasirluyu, Kecamatan Regol, Kota Bandung.