Kejadian Jatuh pada Lansia Menjadi Penyebab Kematian yang Cukup Tinggi, Mahasiswa KKN Tim II Undip Mengenalkan Modifikasi Rumah Ramah Lansia

Rejomulyo, Semarang (31/07/2022) – Jatuh merupakan kondisi umum yang terjadi pada setiap orang. Meskipun terdengar sepele, jatuh pada lansia dapat mengakibatkan berbagai kerugian, baik itu kematian maupun komplikasi fisik, psikis, dan sosial. Di seluruh dunia, sebanyak 36 juta lansia jatuh setiap tahunnya. 32.000 orang di antaranya mengalami kematian.

Dengan tingginya prevalensi jatuh dan bahayanya komplikasi yang ditimbulkan, mahasisiwi KKN TIM II Undip mengadakan edukasi pencegahan jatuh pada lansia. Di Kelurahan Rejomulyo, Semarang Timur, terdapat pemukiman yang ditinggali oleh mayoritas lansia bertempatkan di RW 07 atau disebut dengan Kampung Lansia.

3

Edukasi dengan Media Poster

Acara edukasi dilakukan kepada lansia RW 07 yang menghadiri kegiatan posyandu bulanan. Kegiatan ini diawali dengan pembukaan oleh seorang dokter yang menghadiri kegiatan. Materi yang disampaikan adalah pengenalan seputar prevalensi jatuh, bahaya yang ditimbulkan, serta cara menciptakan rumah ramah lansia.

Terdapat sekitar 30 lansia yang menghadiri kegiatan ini. Seluruhnya sangat antusias dan aktif dalam kegiatan tanya jawab. Dokter dari posyandu yang turut menghadiri kegiatan ini juga sangat senang akan diadakannya edukasi. “Semoga kegiatan yang diadakan ini bermanfaat bagi warga sekitar,” ujar Dokter Fitri.

Dari hasil edukasi dan sesi tanya jawab yang dilaksanakan, diketahui bahwa risiko jatuh masih marak dalam lingkungan lansia. Masih banyak lansia dan keluarga yang belum paham akan pentingnya membuat rumah ramah lansia. Warga pun diedukasi mengenai cara membuat rumah dengan penerangan cukup, kamar mandi yang tidak licin, pegangan pada tempat tidur, dan modifikasi lainnya.

4

Wawancara Kembali Setelah Edukasi

Setelah program ini selesai dilaksanakan, warga RW 07 diberikan penyuluhan kembali seminggu setelahnya. Setelah dilakukan wawancara ulang, warga mengaku lebih paham akan bahaya jatuh. Seminggu setelah edukasi, masyarakat sudah mulai memodifikasi rumah dengan sederhana. Dengan dilaksanakannya acara ini, diharapkan ke depannya lansia di RW 07 tidak akan mengalami jatuh dan kualitas hidup semakin membaik.

Penulis: Ausi Syazana Manurung
Dosen KKN: Dr. Cahya Tri Purnami, S.KM, M.Kes.
Lokasi: Kelurahan Rejomulyo, Semarang Timur.