Nyeri Haid, Ini yang Harus Kamu Lakukan!!! Mahasiswa KKN TIM II UNDIP Berikan Edukasi Manajemen Terapi Nyeri Haid (Dismenore)

Desa Semat, Kabupaten Jepara, (02/08/2022) – Pada hari Selasa, 02 Agustus 2022 Mahasiswa KKN TIM II UNDIP berhasil melaksanakan kegiatan edukasi manajemen terapi nyeri haid (dismenore) kepada Ibu – Ibu PKK yang dilaksanakan di Balai Desa Semat. Dismenore merupakan nyeri perut yang berasal dari kram Rahim yang terjadi selama haid. Rasa nyeri tersebut seringkali menimbulkan ketidaknyamanan sehingga mengganggu aktivitas dan membuat produktivitas menjadi berkurang.

Dewasa ini, pengetahuan masyarakat Desa Semat mengenai nyeri haid (dismenore) terbatas. Masyarakat khusunya remaja wanita dan ibu-ibu belum mengimplementasikan terapi nyeri haid yang baik dan benar dalam kehidupan berperilaku kesehatan. Untuk dapat timbul suatu bentuk perilaku masyarakat, perlu didasari oleh pengetahuan, kesadaran, dan sikap positif lebih stabil dan berlangsung lama. Oleh karena itu, mahasiswa KKN TIM I UNDIP tahun 2021/2022 melakukan edukasi secara langsung penanganan nyeri haid (dismenore) agar meningkatkan pegetahuan dan kesadaran masyarakat terkait terapi nyeri haid (dismenore).

Kegiatan ini diisi dengan penyampaian materi mengenai nyeri haid (dismenore), mulai dari pengertian dari nyeri haid itu sendiri, penyebab dari nyeri haid (dismenore), klasifikasi atau pembagian jenis nyeri haid, bagaimana penanganan yang benar, apa saja terapi alternatif yang dapat dilakukan, dan obat-obatan yang dapat dikonsumsi untuk meredakan rasa nyeri haid tersebut.

Program edukasi manajemen terapi nyeri haid (dismenore) diawali dengan pembuatan materi, pembuatan leaflet, dan pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi serta pembagian leaflet. Masyarakat sangat antusias dalam mendengarkan materi sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat apabila mengalami nyeri haid (dismenore) yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini tentunya dapat mengurangi rasa sakit yang dialami ketika nyeri haid.

Penulis : Shalsabila Anlaila Surayya – Farmasi, Universitas Diponegoro
DPL : Dra. Puji Astuti, M.Si