Penanaman 9 Nilai Anti Korupsi Menggunakan Metode “Semai Games” Kepada Siswa SDN Wonotingal

DSC06822
Wonotingal, Semarang (26/07) Korupsi adalah perbuatan yang dilakukan untuk memberikan suatu keuntungan yang tidak resmi atau tidak sesuai dengan kaidahnya dengan cara menyalahgunakan jabatan untuk mendapatkan sebuah keuntungan. Di Indonesia korupsi telah menjadi momok bagi masyarakat dan adanya korupsi tentu saja sangat merugikan. Berkembangnya kasus korupsi di Indonesia yang kian marak menjadi alasan dari pelaksanaan program kerja ini. Tindakan korupsi tidak hanya dapat dilakukan pada lingkungan kerja, namun juga dapat dilakukan pada lingkungan sekolah maupun lingkungan keluarga seperti contohnya mencontek, membolos, tidak menaati peraturan, berbohong dan mencuri.

Sebagai salah satu perwujudan bentuk pencegahan dan pemberantasan kasus korupsi yang kian marak di Indonesia, maka sangat perlu untuk memberikan pendidikan antikorupsi pada anak sejak dini. Salah satu mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro Periode 2022 melaksanakan satu program monodisiplin di wilayah Kelurahan Wonotingal, Kota Semarang dengan mengangkat tema Penanaman 9 Nilai Anti Korupsi Menggunakan Metode “Semai Games” pada Selasa 26 Juli 2022.

IMG-1358

Rangkaian kegiatan diawali dengan menjelaskan mengenai apa itu korupsi, bentuk tindakan perilaku korupsi di lingkungan sekolah, lingkungan keluarga, dan lingkungan kerja, serta menjelaskan mengenai 9 nilai anti korupsi yang meliputi kejujuran, kedisiplinan, kepedulian, kegigihan, kesederhanaan, kerjasama, keadilan, keberanian, dan bertanggung jawab pada siswa kelas 4 SDN Wonotingal.

Selanjutnya, untuk memberikan pemahaman mengenai 9 nilai anti korupsi pada siswa kelas 4 SDN Wonotingal, mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro Periode 2022 menggunakan metode “Semai Games” dengan membagi siswa-siswi kelas 4 menjadi 2 kelompok. Setiap kelompok harus dapat menjawab dengan benar pertanyaan yang terdapat pada kartu putih “Semai Games” yang berisikan contoh perilaku sehari-hari di lingkungan sekolah maupun lingkungan keluarga yang harus disesuaikan dengan 9 nilai anti korupsi.

Kegiatan ini dilakukan dengan adanya partisipasi aktif dari siswa kelas 4 SDN Wonotingal untuk memahami 9 nilai anti korupsi menggunakan metode “Semai Games”. Berakhirnya kegiatan pembelajaran ini, diharapkan dapat memberikan edukasi kepada siswa SDN Wonotingal bahwa korupsi adalah tindakan atau perbuatan yang tidak baik. Serta dari metode “Semai Games” diharapkan siswa SDN Wonotingal dapat lebih memahami menganai 9 nilai anti korupsi dan contoh perilakunya.

Penulis: Veronica Bella Anggraeni PutriMarlita/Ilmu Pemerintahan 2019
Lokasi: Kelurahan Wonotingal, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Jawa Tengah
Dosen Pembimbing: Farid Agushybana, SKM, DEA, Ph.D.