Menutup Akhir Pekan di WIPPAS

Surajaya – WIPPAS merupakan wisata baru andalan dari desa Surajaya. WIPPAS sendiri diambil dari singkatan “Wisata Pangeran Purbaya Surajaya”. Wisata ini terdiri dari wisata religi, wisata alam, juga sebuah wisata keluarga. Lokasi ini menawarkan keindahan perbukitan Ds. Surajaya dengan ditumbuhi pohon-pohon besar yang asri dan terdapat banyak kera yang menyapa pengunjung. Lokasinya juga berada di samping persawahan yang membuat lokasi ini lebih menarik untuk pengunjung yang ingin melepaskan penat dan menikmati pemandangan pedesaan.

WIPPAS terletak di pusat desa Surajaya yaitu di dusun Surajaya.WIPPAS sendiri masih berusia sangat muda.WIPPAS dibuka pada tahun 2016 dengan pembukaan yang sangat meriah, salah satunya dengan ditampilkannya sebuah drama tentang sejarah dari Pangeran Purbaya yang ditampilkan langsung oleh masyarakat Surajaya sendiri. Masyarakat Surajaya menyambut adanya wisata ini dengan antusias. WIPPAS adalah kawasan wisata berbasis religi yang terletak di tengah pemukiman penduduk dan persawahan. Harga tiket masuknya adalah Rp 3000,00 bagi pengendara motor dan Rp 4000,00 bagi pengendara mobil. Kawasan WIPPAS berupa lahan terbuka hijau yang terhampar pohon-pohon besar yang merupakan habitat monyet liar. Pada pagi dan sore hari biasanya sejumlah monyet turun dari pohon dan menjumpai para pengunjung. Terdapat pula sejumlah perangkat hiburan seperti ayunan, kawasan embung, persawahan, dan juga makam keramat. Banyak pedagang yang memadati wilayah tersebut. Hari minggu menjadi hari yang sering dipadati pengunjung dan pedagang. Mayoritas penduduk Surajaya telah mengetahui WIPPAS sebagai destinasi favorit mereka untuk berakhir pekan bersama keluarga.
Desa ini menjadi salah satu desa percontohan di kabupaten Pemalang karena kehadiran WIPPAS yang berperan sebagai BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) yang merupakan sumber pendanaan desa yang bersifat mandiri dan otonom. WIPPAS selain menjadi sumber penghasilan desa juga dikenal sebagai landmark dari Desa Surajaya itu sendiri.

Salah satu fasilitas yang ada di WIPPAS ini adalah sebuah perpustakaan yang bernama Perpustakaan Kirani. Hari Sabtu, 06 Januari 2018 tim KKN I UNDIP Desa Surajaya tahun 2018 melakukan kegiatan bersama pengurus perpustakaan. Kami menemani sekaligus membantu pengurus perpustakaan untuk membuat rekap data dari koleksi buku yang ada. Koleksi buku di perpustakaan ini mayoritas berasal dari bantuan APBN dan Perpustakaan kabupaten Pemalang. Data-data ini nantinya akan memudahkan dalam mencari informasi mengenai buku-buku koleksi perpustakaan Kirani.

(7/1) Pada hari Minggu kami berkunjung ke WIPPAS untuk melakukan senam pagi bersama ibu-ibu Surajaya. Senam tersebut dipimpin oleh salah satu instruktur senam yang sudah berpengalaman. Namun sayangnya, antusias dari masyarakat kurang dalam melakukan senam pagi. Akan tetapi, WIPPAS tetap ramai sampai sore hari. Setiap hari Minggu, WIPPAS dikunjungi banyak wisatawan domestik. Banyak para penjual menjajakan dagangannya disekitar WIPPAS. Dimulai dari aneka makanan, minuman, sampai mainan anak-anak berjejer di sepanjang jalan area WIPPAS. Oleh karena itu, WIPPAS merupakan salah satu alternatif tempat wisata masyarakat.

Editor : Dr. Abdul Syakur, ST. MT.