Meningkatkan Awareness Pelanggan, Mahasiswa KKN UNDIP Re-Branding Label Produk UMKM

IMG-20220811-WA0045

Banyuurip, Pati (27/07/2022) – UMKM merupakan singkatan dari Usaha Mikro Kecil Memengah adalah usaha yang dijalankan oleh individu, rumah tangga, maupun badan usaha dengan kekayaan dan omzet yang tidak lebih dari Rp500 juta per tahunnya. Pada dasarnya UMKM merupakan usaha kecil yang biasanya bisa dilakukan melalui rumah saja.

UMKM “Bangkit Snack” merupakan salah satu UMKM yang terdapat di Desa Banyuurip, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati. UMKM “Bangkit Snack” merupakan produsen jajanan unthuk yuyu (makanan ringan yang terbuat dari tepung, renyah dan manis). Pemasaran produk UMKM “Bangkit Snack” dilakukan lewat media online seperti melalui Facebook ataupun WhatsApp dan juga dengan menitipkan di beberapa warung langganan.

Untuk melabeli produknya, UMKM “Bangkit Snack” menggunakan kertas yang di print kemudian dimasukkan kedalam plastik kecil pembungkus, kemdian baru dimasukkan ke dalam kemasan produk unthuk yuyu. Model label seperti ini kurang praktis dikarenakan harus memasukan kertas print satu persatu ke dalam plastik kecil pembungkus, selain itu biaya yang dikeluarkan juga menjadi bertambah karena harus membeli plastik kecil pembungkus label produk tersebut. Pemilik UMKM “Bangkit Snack”, Bu Kustiah juga mengeluhkan harga print yang kian mahal untuk tiap label produknya.

IMG-20220812-WA0007

Mahasiswa KKN UNDIP melihat ini sebagai sebuah permasalahan yang perlu untuk diatasi agar awareness dari pelanggan dapat meningkat dan menekan biaya yang dikeluarkan untuk pembuatan label produk. Solusi yang ditawarkan adalah dengan perubahan bentuk label produk yang awalnya adalah kertas print diubah menjadi stiker. Untuk desain dari label produk tidak ada perubahan sama sekali, perubahan hanya dilakukan pada bentuknya saja, tidak adanya perubahan desain label produk ini dikarenakan permintaan dari pemilik UMKM “Bangkit Snack” untuk tidak merubahnya sebab label produk sudah cukup lama digunakan sehingga para pelanggan sudah terbiasa dengan desain label produk lama tersebut. Label produk yang baru berbentuk stiker dicetak dengan ukuran sebesar 5×5 cm, ukuran ini merupakan permintaan langsung dari pemilik UMKM “Bangkit Snack” itu sendiri. Dengan adanya label produk berbentuk stiker ini, proses pelabelan produk akan menjadi lebih cepat dengan harga yang lebih murah karena sekali mencetak, langsung mendapatkan banyak stiker.

Mahasiswa KKN UNDIP dan Bu Kustiah selaku pemilik UMKM “Bangkit Snack” berharap dengan adanya perubahan bentuk dari label produk ini dapat meningkatkan awareness dari pelanggan karena bentuk label stiker akan lebih jelas terlihat oleh pelanggan. Serta biaya pembuatan label prorduk berbentuk stiker akan menjadi lebih murah dibandingkan label produk yang berbentuk kertas print.

Penulis: Laurensius Galang Mawinata
DPL: Ojo Kurdi, S.T., M.T., Ph.D.
Lokasi: Desa Banyuurip, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati