INOVATIF! Mahasiswa KKN Undip Mengenalkan Oviposition Cup Trap Kepada Warga Kelurahan Bongsari

PJN-1

Kelurahan Bongsari, Kota Semarang (13/08) – Bulan Juli dan Agustus ini curah hujan meningkat yang menambah potensi semakin tingginya potensi nyamuk untuk tinggal dan berkembang biak. Seiring dengan berkembangnya jumlah nyamuk terutama nyamuk jenis Aedes aegypti yang membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah, menyebabkan melonjaknya angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dapat merenggut nyawa.

Tingginya jumlah nyamuk ini tak lepas dari sikap lengah masyarakat dalam membasmi tempat-tempat dengan bak penyimpanan air terbuka, genangan air yang sulit kering dan bak kamar mandi yang jarang di kuras. Berdasarkan kelalaian tersebut memperkenankan nyamuk untuk berkembang biak hingga timbul telur dan larva dari nyamuk atau yang lebih dikenal sebagai jentik nyamuk. Jentik nyamuk ini hidup di air yang berada di permukaan air untuk bernapas dan mendapat asupan nutrisi dari mikroorganisme atau sisa makanan yang ada dalam air.

Mengatasi masalah kasus DBD yang bertambah, Kelurahan Bongsari menindaklanjuti hal tersebut dengan mengadakan kegiatan Pemberantasan Jentik Nyamuk (PJN) yang diadakan setiap hari Jumat oleh setiap masing-masing RW Kelurahan Bongsari. Pemantauan kegiatan PJN ini dilakukan secara berkala oleh Pihak Puskesmas, Seksi Kesejahteraan Sosial dan FKK Kelurahan Bongsari dengan rotasi pemantauan dimulai pada RW 01 hingga RW 08.

PJN-2

Jumat (05/08) merupakan giliran RW 06 untuk melaksanakan kegiatan PJN yang dipantau langsung oleh Pihak Puskesmas, Seksi Kesejahteraan Sosial dan FKK Kelurahan Bongsari. Pada kegiatan yang diadakan setiap Jumat tesebut, mahasiswa KKN TIM II UNDIP 2021/2022 diajak untuk ikut bersama memantau keadaan bak atau ember kamar mandi dan tempat penyimpanan air terbuka yang ada di setiap rumah.

Berdasarkan pemantauan yang dilakukan mahasiswa KKN TIM II UNDIP 2021/2022 yang mengikuti kegiatan PJN yang dilakukan sejak 15 Juli 2022, beberapa rumah masih tercatat positif (+) terdapat jentik nyamuk yang berada di bak atau ember kamar mandi dan juga tong penyimpanan air yang berada di halaman rumah. Oleh karena itu, pada kegiatan PJN di RW 06 telah berlangsung kegiatan pengenalan Oviposition Cup Trap sebagai alternatif untuk mengatasi ekspansi masalah jentik nyamuk dan pengurangan jumlah nyamuk. Oviposition Cup Trap atau ovitrap ini adalah salah satu metode pembasmian nyamuk dengan membunuh jentik nyamuk.

Whats-App-Image-2022-08-15-at-13-14-02-1

Agnestri (20), mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro, memperkenalkan terobosan dalam mengatasi masalah pemberantasan nyamuk di RW 06 Kelurahan Bongsari yang masih sedikit diketahui. Kegiatan ini dilaksanakan setelah program PJN yaitu dimulai pukul 09.00 WIB. Produk ovitrap ini dikenalkan dengan penyampaian yang sederhana dan mudah untuk diterima. Hanya bermodalkan botol plastik bekas, plastik hitam, lakban, gula pasir/gula merah, ragi instan dan air.

#KKNtimIIperiode2022
#p2kknundip
#lppmundip
#undip

Penulis: Agnestri Putri Harianja – Ilmu Keperawatan/ Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro
DPL: Marwini, S.HI., Lc., M.Si.
Lokasi : Kel. Bongsari, Kec. Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah