Keren! Kini Bunda Bisa Membuat MPASI Bergizi dari Bahan Pangan Lokal

Selasa, 19 Juli 2022
Reporter : Tiara Yunistha Lestari
Mijen (19/07/2022). Mahasiswa Tim II KKN Undip periode 2021/2022 berhasil melaksanakan rangkaian kegiatan program kerja multidisiplin dan monodisiplin pada minggu ketiga pelaksanaan KKN. Salah satu program kerja monodisiplin keilmuan, dilaksanakan oleh Tiara Yunistha Lestari (21) pada Selasa, 19 Juli 2022 di Posyandu RW 04 Desa Mijen, Kaliwungu, Kudus.

TIARA-1

Program kerja monodisiplin keilmuan tersebut mengusung tema “Edukasi Pembuatan MPASI Bergizi dari Bahan Pangan Lokal untuk Mencegah Stunting”. Program ini bertujuan untuk memaksimalkan pemanfaatan bahan pangan lokal di sekitar Desa Mijen. Berdasarkan survei, diketahui bahwa Desa Mijen memiliki potensi komoditas pertanian seperti beras, jagung, kacang hijau, melon, dan semangka, serta komoditas peternakan seperti ayam, sapi potong, dan kambing yang belum dimanfaatkan secara maksimal, terutama untuk perbaikan gizi masyarakat. Padahal, komoditas pertanian dan peternakan tersebut mengandung berbagai zat gizi sehingga dapat dimanfaatkan dalam pembuatan MPASI untuk mencegah stunting.

TIARA-2

Berdasarkan wawancara dengan perangkat desa, diketahui bahwa masih terdapat 5 dari 198 balita di Desa Mijen yang mengalami risiko stunting. Pemberian asupan makanan pendamping yang bergizi dari bahan pangan lokal pada anak dapat mengurangi risiko stunting. Oleh karena itu, perlu dilakukan kegiatan edukasi pembuatan MPASI bergizi dari bahan pangan lokal untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu baduta dalam memanfaatkan bahan pangan lokal di lingkungan sekitar mereka menjadi bahan dasar dalam pembuatan MPASI bergizi yang dapat mencegah stunting.

TIARA-3

Kegiatan edukasi dilakukan melalui sosialisasi di posyandu. Sosialisasi diawali dengan pemaparan materi Power Point (PPT) lalu dilakukan pembagian booklet digital dan booklet fisik berisi kumpulan resep pembuatan MPASI bergizi dari bahan lokal yang ada di sekitar Desa Mijen untuk mencegah stunting. Kegiatan ini diikuti oleh 10 ibu baduta dan kader posyandu RW 04 Desa Mijen. Ibu-ibu peserta sosialisasi terlihat antusias dengan materi yang dibawakan dan tertarik dengan booklet resep pembuatan MPASI bergizi yang diberikan. Melalui kegiatan edukasi ini, ibu-ibu baduta dapat memahami dan mempraktikkan resep pembuatan MPASI bergizi dari bahan pangan lokal secara mandiri di rumah dengan mengikuti booklet digital maupun booklet fisik yang diberikan.