Tak Mau Ketinggalan Zaman, IRT di Desa Mijen Kabupaten Kudus Mencatat Laporan Keuangan Harian Menggunakan Aplikasi Smartphone.

esa Mijen (27/07/2022) — Dapat dirasakan bahwa perkembangan teknologi di era industri 4.0 ini banyak membantu dan meringankan pekerjaan manusia. Pekerjaan yang semula hanya bisa dilakukan manusia, sekarang sudah bisa digantikan dengan mesin canggih, teknologi AI, dan lainnya. Namun, perkembangan teknologi harus dibarengi dengan skill yang memadai. Paling tidak manusia harus mahir mengoperasikan perangkat-perangkat lunak yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Tak luput dari sentuhan perkembangan teknologi, kegiatan pencatatan pemasukan dan pengeluaran harian pun sudah banyak berkembang. Pencatatan debit kredit yang dulunya hanya bisa dicatat diatas kertas atau buku saja, sekarang dapat dilakukan menggunakan aplikasi di smartphone. Banyak kita jumpai berbagai macam jenis dan fungsi dari aplikasi pencatatan keuangan, baik di playstore maupun appstore.

Whats-App-Image-2022-08-15-at-12-01-35-AM-1

Ibu rumah tangga (IRT) tak bisa disebut sebagai orang tua yang kuno dan bakal tergerus teknologi, sebaliknya seorang IRT juga tak mau ketinggalan zaman dengan anak-anak muda. Sekarang IRT sudah mulai fasih mengoperasikan smartphone. Dirasa tak lengkap jika IRT tidak menggunakan aplikasi kekinian, seperti Whatsapp (WA), Facebook, Instagram, Tiktok, Snack Video, dan masih banyak lagi.
Sebagai bagian dari masyarakat yang seringkali melakukan pencatatan keuangan harian dalam rumah tangga, seorang IRT juga perlu mengenal aplikasi “Catatan Keuangan”. Aplikasi dengan logo dompet berwarna merah bertuliskan mata uang rupiah ini, adalah aplikasi yang berfungsi untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran keuangan. Banyak fitur yang ditawarkan, diantaranya catatan keuangan harian hingga tahunan, tracking grafik pemasukan maupun pengeluaran, serta terdapat puluhan jenis akun pemasukan maupun pengeluaran (misal: makanan, kecantikan, asuransi, elektronik, dan banyak lagi).

Whats-App-Image-2022-08-15-at-12-01-35-AM

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro di Desa Mijen, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus mempunyai inisiatif untuk melakukan sosialisasi kepada anggota PKK di Desa Mijen dengan tujuan memperkenalkan aplikasi “Catatan Keuangan” kepada anggota PKK. Target utama dari sosialisasi ini adalah para IRT dimana mereka sering mengeluh boros uang dan kehabisan uang gaji sebelum akhir bulan. Pada saat sosialisasi berlangsungpun mereka antusias dan senang diajarkan cara menggunakan aplikasi “Catatan Keuangan”. Solusi yang diberikan Mahasiswa KKN cukup berguna, yaitu membiasakan IRT mencatat keuangan harian rumah tangga menggunakan aplikasi smartphone. Kebanyakan dari mereka merasa malas jika harus mencatat keuangan di buku. Sehingga dengan menggunakan aplikasi ini, diharapkan para IRT tidak keberatan dan tidak merasa malas untuk mencatat keuangan harian rumah tangga mereka.