Hadapi Perubahan Iklim, Mahasiswa KKN UNDIP 2022 Mengadakan Program Green Resik di Desa Geresik

Ciawigebang, Kuningan (22/07) – Pada minggu ketiga TIM II KKN UNDIP telah dilaksanakan program Multidisiplin yang dilakukan oleh Mega R.N, Navisya F.N, dan Zikri Alfarizi pada hari Jumat tanggal 22 Juli 2022 yang berjudul “Green Resik”. Progran ini merupakan salah satu program unggulan yang dilaksanakan di Desa Geresik dengan tujuan sebagai salah satu bentuk upaya pencegahan perubahan iklim yang dapat dilakukan oleh Masyarakat Desa Geresik, selain itu juga program ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan nomor 13 yaitu Mengambil Aksi Segera untuk Memerangi Perubahan Iklim dan Dampaknya dan juga hal ini sejalan dengan arti nama dari Desa Geresik secara harfiah yang berasal dari kata Ger artinya Bergema, Serempak, Kompak (seperti jatuhnya air hujan turun dari langit); Resik artinya Bersih, Indah, Tertata rapih, ASRI.

Pelaksanaan Program ini dilakukan di Aula Balai Desa Geresik yang dihadiri beberapa aparat desa, ibu rumah tangga, kepala dusun-dusun, dan beberapa perwakilan masyarakat. Selama Program ini berlangsung, masyarakat yang hadir menunjukkan antusiasme yang baik ditandai dengan ramainya pertanyaan dan diskusi antara masyarakat dan pemateri dari penyuluhan pengelolaan sampah yaitu Mas Age Mulyan.

Program ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan mengenai urgensi perubahan iklim dan juga mengenai pengelolaan sampah rumah tangga. Dua hari berikutnya dilaksanakan pula demonstrasi pengolahan sampah menjadi pupuk kompos. Dan Kemudian pada tanggal 7 Agustus dilakukannya juga penempatan tong sampah di beberapa tempat umum seperti posyandu desa, masjid, balai desa, dan sekolah untuk mendukung keberlanjutan program Green Resik ini.

Dengan adanya program ini, diharapkan dapat tumbuhnya kesadaran akan urgensinya perubahan iklim yang terjadi yang mungkin juga dapat dirasakan oleh masyarakat Desa Geresik itu sendiri. Walaupun perubahan iklim tidak dapat dihentikan, namun masih bisa diperlambat dengan usaha dan kerja sama dalam mengurangi emisi karbon karena sekitar 2/3 dari emisi gas rumah kaca global terkait dengan rumah tangga pribadi.

Penulis: Zikri Alfarizi
DPL: Drs. Dul Muid, M.Si, Akt.