DARAH TINGGI ? JANGAN BINGUNG ! KENALI GEJALA DAN CARA PENANGANNYA MELALUI “SCREENING DAN EDUKASI PENYAKIT HIPERTENSI”

Oleh : Vanesa Nur Arianti

Whats-App-Image-2022-08-16-at-6-39-22-PM

Sumber dokumentasi : pribadi

Boyolali (27/7) – Peningkatan pemahaman terhadap masyarakat terkait penyakit darah tinggi (hipertensi) adalah kegiatan yang diselenggarakan oleh Mahasiswa KKN dalam rangka memberikan informasi kepada masyarakat secara umum dan penderita hipertensi di Desa Samiran khususnya di Dukuh Pentongan terkait mekanisme penanganan dan pencegahan pribadi secara medis yang dapat dilakukan oleh para warga masyarakat dalam menghadapi penyakit hipertensi.

Saya Vanesa Nur Arianti salah satu mahasiswa KKN TIM II Tahun 2022, dalam hal ini melakukan program yang berfokus pada cara penanganan dan pencegahan pada penderita hipertensi. Untuk mencapai hal tersebut dapat dilakukan dengan screening dan memberikan edukasi terkait hipertensi ke masyarakat Dukuh Pentongan. Adapun implementasi dilakukan dengan cara screening dan edukasi secara door to door, yang mana dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2022.

Sosialiasi ini menjelaskan terkait pengertian hipertensi (tekanan darah lebih dari 140/80 mmHg), kemudian gejalanya saat mengalami hipertensi seperti mengeluh sakit kepala, sesak napas, kesadaran menurun, pandangan kabur, lemas, mual dan muntah dan sebagainya. Selain itu, juga dijelaskan mengenai upaya pencegahannya dengan CERDIK (Cek kesehatan berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stress). Adapun cara mengendalikan hipertensi dengan Periksa kesehatan secara rutin dan ikuti anjuran dokter, Atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat dan teratur, Tetap diet dengan gizi seimbang, Upayakan fisik denga naman, dan Hindari asap rokok, alkohol dan zat karsinogenik lainnya yang mana disingkat dengan kata PATUH. Disini untuk mengatur pola makan pada hipertensi sangatlah penting. Adapun Tips & trick dengan membatasi mengkonsumsi seperti gula, garam, batasi makanan cepat saji, daging berlemak, dan minyak goreng. Adapun makanan yang harus dikonsumsi bagi penderita hipertensi yaitu sayur dan buah.
Setelah diberikan sosialiasi dilanjutkan dengan adanya Small Group Discussion, yang mana hal ini menjadi sesi tanya jawab dan mengevaluasi kembali mengenai penjelasan tadi. Dengan adanya “Screening dan Edukasi Penyakit Hipertensi” diharapkan bahwa penderita hipertensi di Dukuh Pentongan dapat mengetahui mengenai bagaimana cara penanganan dan pencegahannya secara pribadi maupun medis.

#KKNUNDIP #TIM2KKNUNDIP #P2KKNUNDIP
Penulis : Vanesa Nur Arianti
DPL : Dr. Khairul Anam S.Si., M.Si

Vanesa Nur Arianti
22020119140084
FK / Ilmu Keperawatan