PENGAJUAN SERTIFIKASI HALAL GRATIS TAK LAGI SULIT DILAKUKAN, MAHASISWA KKN TEMATIK UNDIP MENDAMPINGI PENGURUSAN SERTIFIKASI HALAL GRATIS PRODUK KOPI UMKM NGUDI MAKMUR 1 DESA KATAAN KE DINAS KOPERASI DAN UMKM KABUPATEN TEMANGGUNG

Kataan, Temanggung (01/08/2022)- Mahasiswa KKN Tematik Universitas Diponegoro mendampingi seorang pemilik usaha Kopi Robusta asal Kataan, Temanggung untuk melakukan pengurusan izin sertifikasi halal ke Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Temanggung.

Perizinan terkait sertifikasi halal di Indonesia adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan mengingat mayoritas penduduk di negara Indonesia beragama muslim dan sertifikasi halal kini juga menjadi persyaratan dari para pemilik marketplace.

Kehalalan suatu produk adalah hal yang wajib bagi konsumen terlebih bagi konsumen muslim, sehingga setiap bisnis makanan atau minuman semestinya memiliki sertifikat halal, sertifikat halal menjadi bukti bahwa suatu produk aman, dan tidak mengandung bahan yang dilarang dalam ajaran agama Islam.

Oleh karena itu dalam produk kopi yang akan diproduksi oleh UMKM Ngudi Makmur 1 diperlukan adanya pengurusan perizinan sertifikasi halal ke dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Temanggung.

Pada (01/08/2022) Mahasiswa KKN-T Undip bersama pemilik usaha kopi robusta dari UMKM Ngudi Makmur 1 bertemu dengan pegawai dari Dinas Koperasi dan UMKM untuk menanyakan bagaimana syarat-syarat yang harus dipersiapkan untuk mendaftarkan sertifikasi halal gratis tanpa dipungut biaya.

Produk Kopi Robusta

Melalui penjelasan dari pegawai Dinas Koperasi dan UMKM untuk syarat pendaftaran sertifikasi halal gratis tanpa dipungut biaya adalah:

  1. Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB)
  2. Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  3. Memiliki alamat domisili yang jelas
  4. Mengisi formulir pendaftaran online di tautan berikut bit.ly/Sertifikat_Halal_UMI
  5. Berkriteria usaha mikro, yaitu modal usaha kurang dari Rp 1 miliar (tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha) dan hasil penjualan tahunan kurang dari Rp 2 miliar
  6. Memiliki paling sedikit 1 jenis produk dan sudah memiliki pasar yang sudah diproduksi secara kontinu selama 1 tahun
  7. Memiliki website/media sosial
  8. Mengikuti prosedur yang ditetapkan sesuai ketentuan berlaku
  9. Menyertakan nama produk
  10. Memiliki Sertifikat SPP-IRT
  11. Daftar produk dan bahan yang digunakan
  12. Proses pengolahan produk
  13. Pernyataan pelaku UMI yang memuat ikrar/akad kehalalan produk dan bahan yang digunakan serta PPH (Proses Produk Halal)

Ketiga belas syarat tersebut harus dipenuhi terlebih dahulu agar pengurusan sertifikasi halal gratis tanpa dipungut biaya dapat berjalan dengan lancar.

Penulis: Ramdhani Kartika – Ekonomi Islam/ Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro