TEROBOSAN BARU, Mahasiswa KKN Tematik UNDIP X UNICEF Membuat I-JEK (Imunisasi Ojek): Petinggi Desa Pancur Acungi Jempol

Pancur, Mayong, Kab. Jepara (23/08/2022). Imunisasi merupakan hak semua anak di Indonesia, sayangnya di beberapa wilayah masih kesulitan ke posyandu disebabkan tidak adanya kendaraan dan jauhnya posyandu dari tempat tinggal, bukan hanya itu ada beberapa anak yang tidak ikut imunisasi dikarenakan orang tuanya harus bekerja, biasanya anak tersebut dititipkan kepada tetangga atau neneknya dikarenakan kurangnya antusias dan minimnya pengetahuan mereka mengenai Imunisasi maka akhirnya anak dari lahir tidak pernah di Imunisasi sama sekali.

Dengan adanya program BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasional) yang salah satu  tujuannya adalah meningkatkan  kembali grafik imunisasi yang sudah sangat menurun akibat Pandemi Covid-19, pada 23 Agustus 2022, salah satu mahasiswa KKN Tematik UNDIP X UNICEF tahun 2022, Chesya Almina Br. Tarigan melaksanakan program penjemputan anak dan ibu (wali) ke rumah masing-masing dengan menggunakan mobil siaga Desa Pancur yang sudah diberi izin oleh Bapak Petinggi (Kepala Desa) yaitu Muh. Arif Asharudin “Program ini menurut saya sangat bagus,untuk bulan selanjutnya juga pakai saja, memang mobil itu diperuntukkan untuk masyarakat kok” ujar Bapak Petinggi saat Mahasiswa KKN menyampaikan programnya di Balai Desa Pancur.

Program I-Jek ini dilaksanakan di Posyandu Dusun Suwot, Pancur. Dikarenakan rumah warga jauh dari Posyandu dan memang sama sekali tidak memiliki kendaraan untuk berangkat Imunisasi. Data anak yang dijemput diambil dari Ibu Kader Suwot “Memang dari awal Imunisasi dia tidak pernah berangkat karena rumahnya agak masuk kedalam hutan mbak, dan juga orang tuanya bekerja di pabrik, jadi yang jaga neneknya, ada juga yang tidak ada mobilisasi atau tidak tau cara membawanya”. Ujar Ibu Uswatun salah satu Kader Suwot saat dimintai data anak yang perlu dijemput H-1 sebelum imunisasi yang sudah mendaftar untuk dijemput. Tercatat sebanyak 13 ibu dan balita yang ikut dalam program I-JEK ini. Masyarakat mengaku sangat terbantu dengan adanya program I-Jek ini. Harapannya, program I-JEK ini bisa terus berjalan meskipun mahasiswa KKN sudah meninggalkan Desa.

Penulis: Chesya Almina Br Tarigan – D4 Akuntansi Perpajakan, Sekolah Vokasi – KKN Tematik UNDIP X UNICEF Tim Kabupaten Jepara Tahun 2022