Kreatif ! Mahasiswa KKN Tematik Undip Merancang Desain Alat Tong Pembakaran Biobriket Sekam Padi untuk Karang Taruna

Banyaknya limbah sekam padi di Desa Wanamulya, Kabupaten Pemalang menjadi masalah tersendiri terhadap lingkungan dan juga penumpukan limbah sehingga memakan tempat. Hal ini karena kurangnya inovasi pemanfaatan limbah sekam padi. Untuk itu, KKN Tematik di Desa Wanamulya mempunyai inovasi untuk mengolah limbah sekam padi menjadi biobriket agar limbah padi bisa dimanfaatkan kembali dengan nilai jual yang lebih tinggi dan menambah pendapatan warga setempat. Dalam pembuatan biobriket perlu adanya alat pembakaran untuk membuat arang dari sekam padi yang nantinya akan diolah menjadi produk biobriket.

Untuk itu, Muhammad Habib salah satu mahasiswa tim KKN Tematik Universitas Diponegoro mendesain alat tong pembakaran biobriket sekam padi yang tujuanya untuk membuat arang dari sekam padi guna pembuatan biobriket dengan menggunakan alat pembakaran yang modern berbasis teknologi tepat guna. Alat tong pembakaran biobriket ini dibuat menggunakan bahan bekas yang didaur ulang meliputi drum / tong bekas dan sisa-sisa besi yang dirakit sesuai desain yang sudah dibuat. Konstruksi alat terdiri dari tiga bentuk, yaitu ruang bakar sekam / ruang bakar kayu, ruang tungku / pengapian untuk pembakaran pertama dan ruang pembuangan.

Menurut Habib, keuntungan dan manfaat alat tersebut antara lain biaya pembuatan tergolong murah jika kita ingin membuat briket dalam jumlah atau skala besar, kita masih bisa melakukan pembakaran ketika terjadi hujan dengan adanya tutup dan ruang rongga yang terbuka secara terbatas maka  jumlah air yang masuk jika hujan sedikiit. Akan berbeda jika membuat alat pembakaran sekam berada diluar / tanpa penutup itu ketika hujan bisa menyebabkan pembakaran gagal.

Muhammad Habib – Teknologi Rekayasa Kimia Industri, Sekolah Vokasi Undip 2019

Dosen Pembimbing : Marwini, S.H.I., M.A., M.S.I.

Desa Wanamulya, Kabupaten Pemalang

KKN Tematik Undip 2022