Optimalisasi Pembuatan Desain Kapal Ikan Kayu Produksi CV. Laksana Abadi menggunakan software Rhinoceros 7

Karang Asem Utara, Batang, 17/11/2022 Wilayah Jawa Timur mempunyai 229 pulau terdiri dari 162 pulau bernama dan 67 pulau tak bernama, panjang pantai sekitar 2.833,85 Km dan luas perairan 110.000 km2 , memiliki kekayaan alam yang sangat besar untuk dikembangkan. Salah satu sarana yang diperlukan untuk mengolah laut adalah kapal yang diproduksi oleh industri galangan kapal, dan di Jawa Timur terdiri dari galangan kapal kecil, menengah dan besar yang berpengalaman dalam membangun dan memperbaiki kapal dengan material baja, aluminium, rakyat dan fiber glass. Armada penangkapan ikan adalah kapal yang terlibat dalam kegiatan perikanan, diantaranya adalah aktifitas penangkapan ikan di laut. Menurut Menurut data dari Kementrian Kelautan Dan Perikanan pada tahun 2017 jumlah kapal penangkap ikan yang beroperasi di perairan umum Indonesia adalah 4.222.856 unit, dengan kategori dan ukuran kapal/perahu adalah kapal motor, perahu motor tempel dan perahu tanpa motor tempel, dan jumlah armada penangkapan ikan di perairan umum Jawa Timur sebesar 179.791 unit (Menurut : Maimun, A. Roslan, K. and Rahimudin.: Development of A Maritime Database, 6th Marine Technology Conference, University of Indonesia, Jakarta. 2008.)

kelompok-1-kkn

Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro ini dimulai dengan survey pembuatan kapal produksi CV. Laksana Abadi, kemudian dilaksanakan pula analisa pada kapal produksi CV. Laksana Abadi dan akan dilakukan optimalisasi desain pada kapal ikan kayu produksi CV. Laksana Abadi. Dalam perancangannya kapal ikan kayu produksi CV. Laksana Abadi masih menggunakan bahasa sehari – hari dan non-teknis dalam perancangannya, serta pembuatan rancangan gambar yang masih seadanya tanpa adanya ilustrasi 3D. Harapannya dengan adanya proker “Optimalisasi Pembuatan Desain Kapal Ikan Kayu Produksi CV. Laksana Abadi Menggunakan Shoftware Rhinoceros 7” CV. Laksana Abadi memiliki desain 3D dari kapal kayu ikan produksinya sehingga dapat digunakan sebagai gambaran kepada konsumen ketika melakukan pemesanan. Dengan adanya proker KKN-T Batang 2022 Universitas Diponegoro diharapkan terjadinya pergeseran bahasa sehari-hari menjadi bahasa teknis dalam perancangan kapal kayu ikan produksi CV. Laksana Abadi. Hambatan dalam melaksanakan proker ini adalah masih sering digunakannya bahasa sehari – hari atau bahasa non teknis dalam pembangunan kapal sehingga sulit dipahami oleh orang umum. Pembangunan kapal ikan pada CV. Laksana Abadi masih bedasarkan desain secara turun-temurun, sehingga terdapat perbedaan terhadap apa yang dipelajari di S1- Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro.

kelompok-1-1-kkn

Penulis : Muhammad Habibi Harefa, Alfiy Alfatarizqi, Fahmi Maulana Hakim, dkk
Lokasi : Kelurahan Karangasem Utara, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang
DPL : Ari Wibawa Budi Santosa, S.T, M.Si dan Ocid Mursid, S.T, M.T