Dengan Logo UMKM membuat Produk Terasi Udang Desa Danasari menjadi Dikenal Banyak Orang

Sebagai UMKM Desa Danasari yang baru berjalan selama 6 bulan, Penjualan terasi udang “Sekar” terbilang cukup populer di Pemalang dan sekitarnya. Sayangnya popularitas terasi udang “Sekar” baru ditemukan melalui mulut ke mulut saja. Selain bungkus yang terbilang masih sederhana, UMKM ini juga belum memiliki inovasi dan desain logo yang menarik untuk produknya. Rata-rata UMKM tersebut belum memiliki logo, label dan kemasan yang baik. Butuh kemasan dan logo yang bisa memberikan ciri khas produk tersebut dan meningkatkan daya beli masyarakat.

64

(Pendampingan pembuatan desain logo UMKM terasi udang)

Berdasarkan itu, Mahasiswa Universitas Diponegoro memberikan pendampingan dan pelatihan untuk membantu mengembangkan UMKM tersebut. Pelatihan yang akan diberikan yaitu mencakup beberapa hal seperti branding, promosi,inovasi rasa, pengolahan limbah, dan alternatif alat pengeringan. Minggu lalu, 29 Juli 2017, Pak Yatin sebagai pemilik terasi udang “sekar” memberi kesempatan bagi para guru untuk membuat media sosial sebagai langkah awal untuk mengembangkan pasar. Instagram, akun resmi LINE, Facebook, dan Tokopedia adalah beberapa media sosial yang Pelatihan pembuatan desain untuk merek produknya pun juga memberikan terciptalah merk produk Penjualan terasi udang  “Sekar” dengan tampilan yang lebih menarik dari sebelumnya. Selain itu Mahasiswa Undip juga membantu memilih kemasan yang lebih berkualitas namun tetap ekonomis.

Editor : Dr. Diana Nur Afifah, STP, MSi