Penyuluhan Pemanfaatan Sampah Plastik menjadi Keterampilan Cantik Bernilai Jual Tinggi sebagai Upaya Pemberdayaan Peran PKK
Tegaron, Semarang – Selasa (7/2/2017), bertempat di rumah perangkat desa Tegaron telah dilaksanakan penyuluhan pemanfaatan sampah plastik menjadi keterampilan cantik yang bernilai jual tinggi seperti tas, payung, pot tanaman dan lain – lain. Materi penyuluhan di paparkan oleh Auliyana Yanuar selaku mahasiswa Tim Pengabdian Masyarakat UNDIP. Penyuluhan ini diikuti oleh ibu-ibu PKK Desa Tegaron yang berjumlah 19 orang. Dalam penyuluhan dijelaskan keuntungan dari pemanfaatan sampah plastik dan bagaimana cara membuat keterampilan cantik berbahan plastik bekas. Alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan kerajinan ini cukup sederhana. Bahan yang diperlukan yaitu plastik bekas seperti plastik bekas bungkus kopi, bungkus makanan kecil, bungkus sabun cuci dan kain furing sebagai lapisan pada bagian dalam tas. Sedangkan alat yang diperlukan yaitu gunting, jarum dan benang. Untuk membuat tas, plastik dianyam dan dirangkai sedemikian rupa hingga membentuk tas.
Ibu-ibu PKK yang mengikuti pelatihan terlihat begitu antusias membuat anyaman dengan mengikuti langkah-langkah yang telah diajarkan. Walaupun dibutuhkan kesabaran dan waktu yang cukup lama untuk menganyam satu per satu, namun hal ini tidak mematahkan semangat ibu-ibu untuk terus menganyam. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan masyarakat bisa mengurangi limbah plastik dengan cara yang lebih kreatif dan produk yang dihasilkan dari daur ulang limbah plastik ini dapat bernilai ekonomis sehingga dapat diketahui bahwa dengan pemanfaatan sampah plastik juga dapat memberdayakan peran ibu PKK dalam mengatasi limbah sampah plastik.