Pengenalan Ekosistem Laut, Pengelolaan Sampah, dan Bantuan Hukum Gratis kepada Masyarakat Desa Saradan

Saradan, Pemalang, Kamis (26/7/2018) pukul 16.00 WIB Tim II KKN UNDIP melaksanakan program monodisiplin mengenai “Pengenalan Ekosistem Laut pada Anak-Anak Usia Dini” yang diadakan di balai desa. Pengisi materi yaitu Febriana Nilamia Syahri dan Nurul Falah dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK). Anak-anak yang hadir berjumlah 30 orang dan semuanya merupakan anak kelas 6 SD. Mereka sangat antusias dengan materi yang diberikan terlihat pada saat mereka fokus dalam memperhatikan materi, memberikan pertanyaan serta dapat menjawab pertanyaan yang diberikan dengan baik. Pengenalan ekosistem laut kepada anak usia dini dinilai sangat penting agar mereka tahu dari sekarang bahwa ekosistem laut dapat memberikan banyak menfaat terhadap kehidupan manusia sehingga harus dijaga dengan baik. Apabila kita tidak dapat menjaga ekosistem laut dengan baik, maka kita juga tidak dapat merasakan manfaatnya lagi.

ekosistem laut

Pengenalan Ekosistem Laut kepada Anak Usia Dini

Ekosistem laut terbagi menjadi tiga, yaitu ekosistem mangrove, ekosistem terumbu karang dan rumput laut. Hal yang ditekankan kepada anak-anak yaitu kita bersama-sama harus menjaga ekosistem laut dengan cara tidak membuang sampah di laut, tidak menginjak terumbu karang, tidak menangkap ikan dengan bom, dan tidak boleh menangkap ataupun membunuh hewan yang dilindungi, sebab bila itu terjadi maka akan terjadi kerusakan pada ekosistem dan mengancam kelangsungan hidup manusia.

sampah
Pemberian Materi Mengenai Pengolahan Sampah

hukum
Pemberian Materi Mengenai Bantuan Hukum Secara Gratis (Prodeo) di Pengadilan Negeri

Hari Sabtu (28/7/2018) pukul 16.00 WIB Tim II KKN UNDIP kembali melaksanakan program monodisiplin mengenai “Pengolahan Sampah” yang disampaikan oleh Faradiba dari Fakultas Teknik jurusan Teknik Lingkungan dan “Bantuan Hukum Secara Gratis (Prodeo) di Pengadilan Negeri” yang disampaikan oleh Eti Eliza Chorunnisak dari Fakultas Hukum. Peserta yang hadir yaitu Ibu-Ibu PKK Desa Saradan sejumlah 30 orang. Acara ini juga dihadiri oleh kepala Desa yaitu Bapak Siswoyo dan Sekretaris Desa yaitu Ibu Leny. Pengolahan terhadap sampah penting dilakukan agar sampah tidak berserakan dan dibuang sembarangan serta pengolahan sampah yang tepat bisa bernilai ekonomis dan menambah pendapatan. Terdapat isitilah 3R yaitu Reduce (mengurangi penggunaan plastik), Reuse (menggunakan kembali) dan Recycle (mendaur ulang sampah menjadi bentuk barang lain yang lebih berguna). Dari materi tersebut diharapkan masyarakat sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan agar tidak merusak lingkungan serta mengurangi penggunaan sampah plastik karena sulit untuk terurai. Kemudian bantuan hukum secara gratis (prodeo) di pengadilan negeri dapat diajukan dalam bentuk perdata, pidana maupun tata usaha negara. Syarat agar mendapat bantuan hukum secara gratis yaitu harus memiliki SKTM (Surat Keterangan Tanda Miskin) yang bisa didapatkan dari desa setempat. Lalu, pengajuan dapat diajukan ke pengadilan negeri setempat. Materi tersebut sangat penting diketahui oleh masyarakat yang sekiranya tidak mampu agar mendapat bantuan hukum secara gratis.

Editor : Ima Wijayanti