Emergency Lamp – Solusi Pemadaman Listrik

DURENSAWIT – Tim II 111KKN Undip Tahun 2019 di Desa Durensawit, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati melaksanakan pelatihan pembuatan lampu emergency (17/7). Kegiatan yang dilaksanakan oleh salah satu mahasiswa Undip – Hanest Simon Toga Sitompul ini dihadiri oleh Karang Taruna RT 7 RW 4 Desa Durensawit. Dalam kesempatan ini, mahasiswa Jurusan Teknik Elektro angkatan 2016 itu juga memberi penyuluhan bagaimana cara menghemat energi.

“Salah satu cara yang bisa dilakukan dalam menghemat energi adalah dengan menghemat penggunaan listrik” – Hanest (21). Selain melaksanakan penyuluhan hemat energi, kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam itu juga memaparkan bagaimana cara membuat lampu sensor otomatis dan pelatihan cara merangkai lampu emergency. Lampu akan otomatis menyala apabila sensor yang ada dalam rangkaian kekurangan cahaya dan akan mati secara otomatis apabila sensor menangkap cahaya terang. Dengan inovasi ini, penggunaan listrik dapat dikendalikan dan menghemat pengeluaran rumah tangga. Komponen rangkaian lampu emergency terdiri dari beberapa komponen, seperti kapasitor, resistor dan trafo. Rangkaian tersebut dapat dirangkai dengan metode “joule thief” atau dapat dibeli langsung dengan modul joule thief di berbagai toko online . Lampu yang bisa bertahan selama 3 jam hanya dengan 2 buah baterai AA merupakan salah satu solusi ketika terjadi pemadaman listrik. Selain itu, rangkaian lampu emergency ini murah dan mudah digunakan.

Pelatihan ini diharapkan dapat memberi  pengetahuan dan melatih keterampilan anak – anak muda dalam dunia elektro. Tingginya antusiasme Karang Taruna terlihat dari banyaknya pertanyaan mengenai setiap fungsi komponen, tempat beli komponen, dan bagaimana cara merangkainya. Setelah dilaksanakan pelatihan ini, diharapkan warga desa, khususnya para pemuda Desa Durensawit dapat menghemat penggunaan listrik dan mengembangkan lampu emergency agar dapat diaplikasikan di setiap rumah warga.

Reviewed by: Maharani P.R