Pelaksanaan Pelatihan Diversifikasi dan Pengenalan Produk Berformalin dalam Rangka Peningkatan Konsumsi Ikan oleh Masyarakat Desa Suwawal Timur

Pelatihan Diversifikasi 1Pelatihan Diversifikasi 2Konsumsi ikan di Indonesia tergolong masih rendah. Padahal banyak sekali kandungan gizi yang terdapat di dalam daging ikan. Dalam daging ikan terkandung protein yang cukup tinggi yaitu sekitar 20% dan juga mengandung 2-5% asam lemak tak jenuh berupa Omega 3. Protein di dalam tubuh berfungsi untuk mengganti sel-sel yang rusak, sedangkan asam lemak tak jenuh (Omega 3) baik untuk perkembangan otak manusia. Rendahnya tingkat konsumsi ikan oleh masyarakat Indonesia salah satunya disebabkan oleh masih kurangnya variasi produk makanan yang berbahan baku ikan. Hal tersebut menyebabkan masyarakat memiliki rasa bosan terhadap produk perikanan yang mereka konsumsi.

Oleh karena itu, Mahasiswa TIM II KKN UNDIP 2019 dari desa Suwawal Timur, kecamatan Pakis Aji, Jepara menyelenggarakan dua pelatihan dengan judul “Peningkatan Konsumsi Gizi Masyarakat Melalui Pelatihan Diversifikasi Produk Perikanan” dan juga “Pelatihan dan Pengenalan Produk Berformalin dalam Rangka Peningkatan Konsumsi Ikan”. Pelatihan ini dilaksanakan di balai desa Suwawal Timur pada hari Sabtu, 20 Juli 2019. Peserta pelatihan ini adalah ibu-ibu PKK Desa yang merupakan ibu-ibu perangkat desa dan juga perwakilan dari tiap-tiap PKK RT.

Pelatihan ini dimulai pukul 14.00 WIB, dibuka oleh Ibu Petinggi Suwawal Timur selaku ketua PKK Desa. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan mars PKK dan pemilihan calon ketua BPD. Kegiatan pelatihan dari Mahasiswa TIM II KKN UNDIP 2019 desa Suawawal Timur mulai berjalan pada pukul 15.30 dengan materi pertama adalah “Peningkatan Konsumsi Gizi Masyarakat Melalui Pelatihan Diversifikasi Produk Perikanan” dan materi kedua adalah “Pelatihan dan Pengenalan Produk Berformalin dalam Rangka Peningkatan Konsumsi Ikan”. Materi-materi tersebut disampaikan oleh Bayu Fajar Nugraha dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro. Pada pelatihan ini, para peserta sangat antusias dan sangat memperhatikan setiap materi yang diberikan. Untuk memperjelas materi yang disampaikan, para peserta diberi leaflet yang berisi inti dari materi-materi yang disampaikan.