Briket Sekam Padi sebagai Salah Satu Alternatif Sumber Energi yang Ekonomis

Sosialisasi Pembuatan Briket Sekam Padi
Sosialisasi Pembuatan Briket Sekam Padi

Pada hari Rabu tanggal 18 Januari 2017, Tim I KKN Undip melakukan sosialisasi mengenai pembuatan briket dari sekam padi. Warga Desa Kumpulrejo rata-rata bekerja sebagai petani. Hasil dari pertanian salah satunya adalah limbah sekam padi. Sayangnya limbah ini hanya dibakar dan tidak diolah kembali. Maka dari itu Tim I KKN UNDIP berinovasi untuk mengolah limbah tersebut menjadi barang yang lebih bermanfaat yaitu briket. Briket sekam padi dapat digunakan sebagai salah satu sumber energi yang mudah dibuat dan memiliki peluang ekonomis yang cukup baik.

Proses pembuatan briket ini membutuhkan limbah sekam padi yang dibakar hingga menghitam. Sekam yang sudah terbakar kemudian dicampukan dengan lem yang terbuat dari tepung kanji dan kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari selama 3-4 hari.

Adapun sasaran dari pemberdayaan ini adalah ibu-ibu PKK Desa Kumpulrejo RT 3 RW 2. Harapannya dengan diberikannya pelatihan untuk membuat briket sekam padi ini, ibu-ibu PKK di Desa Kumpulrejo RT 3 RW 2 dapat mengembangkannya menjadi suatu peluang usaha.

Sesi pelatihan pembuatan briket sekam padi ini berlangsung dengan lancar. Ibu-ibu PKK yang datang terlihat sangat antusias dengan proses pembuatan briket yang dijelaskan oleh mahasiswa KKN.

Suasana setelah sosialisasi pembuatan Briket Sekam Padi
Suasana setelah sosialisasi pembuatan Briket Sekam Padi

 

Selain itu, pada tanggal 17 Januari 2017 mahasiswa KKN Tim I Undip Desa Kumpulrejo melakukan pemasangan petunjuk ke Posko KKN Desa Kumpulrejo di sekitar wilayah Desa Kumpulrejo. Pemasangan petunjuk ini bertujuan agar warga mengetahui lokasi dari Posko KKN Undip Desa Kumpulrejo.

Pemasangan Petunjuk