Satu-Satunya di Desa, UMKM Dua Delima Produksi Oleh-Oleh Khas Desa Japerejo Sejak 20 Tahun Lalu.

Sebagai tujuan selanjutnya dari kunjungan Tim 1 KKN Undip Desa Japerejo, UMKM Dua Delima merupakan usaha rumahan yang digagas oleh Bu Muntarsih dan sudah digelutinya selama kurang lebih 20 tahun. Dibantu dengan tiga orang pekerja dan juga anak-anaknya, yang juga menjual sembako dan isi ulang air minum, produksi rengginang Dua Delima ini dilakukan Bu Muntarsih setiap hari dengan waktu pengeringan selama 3 hari, yang kemudian dijual mentahan siap goreng seharga 18k/pack.

Hanya saja, produksi rengginang ini sangat tergantung pada cuaca. Dimana ketika hujan, produksi rengginang akan benar-benar terhenti; dan hanya bisa dilanjutkan lagi ketika cuaca sudah panas. Biasanya untuk menggantikan produksi rengginang yang terhenti saat hujan, Bu Muntarsih memproduksi kerupuk rambak. Hal ini dikarenakan kerupuk rambak tidak berjamur jika dalam proses pengeringannya terkena hujan, sedangkan rengginang akan berjamur. Jadi pada musim penghujan, Dua Delima akan lebih banyak memproduksi kerupuk rambak dan menjualnya ke toko-toko di desa ketimbang rengginang khasnya.

Namun ternyata, terlepas bahwa UMKM Dua Delima merupakan satu-satunya produsen dan penjual rengginang di Desa Japerejo—yang bahkan sudah menjadi salah satu oleh-oleh khas desa—Bu Muntarsih menyatakan bahwa usaha rumahannya ini masih belum menerima dukungan apapun dari pemerintah desa.

Ndak dapat. Selama ini dari (usaha) sendiri,” penyataan Bu Muntarsih perihal usaha pemerintah dalam mendukung UMKM Dua Delima. (13/1/2020)